Blitar, SEJAHTERA.CO – KPU Kabupaten Blitar akhirnya menggelar rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati Blitar terpilih. Tapi sayang, agenda puncak proses demokrasi di Kabupaten Blitar hanya dihadiri bupati terpilih, Rijanto saja.
Baca Juga :Cak Nur dan Mas Heli Ditetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu 2025-2030
Sementara wakil bupati Blitar terpilih Beky Herdihansah dan rivalnya, Rini Syarifah-Abdul Ghoni tak tampak dalam acara.
Ketua KPU Kabupaten Blitar, Sugino memastikan sudah mengundang para kontestan pemilihan bupati Blitar. Mulai dari Rijanto yang berpasangan dengan Beky Herdihansah hingga petahana Rini Syarifah yang tandem dengan Abdul Ghoni. Bahkan, para partai politik pendukung dan pengusung tak ketinggalan diundang.
Baca Juga :Dispertahankan Ponorogo Adakan Vaksin PMK, Didistribusikan Ratusan Hewan Ternak
“Sudah diundang karena ini adalah rapat pleno yang digelar KPU,” kata Sugino, Kamis (9/1/2025).
Sugino mengatakan KPU menggelar penetapan pasangan bupati dan wakil bupati Blitar terpilih setelah mendapat “restu” dari KPU provinsi. KPU juga sudah menerima surat resmi dari Mahkamah Konstitusi.
Bahwasanya untuk Kabupaten Blitar, tidak ada gugatan atau sengketa soal pemilihan bupati dan wakil bupati pada 27 November lalu. Dengan penetapan itu, setidaknya menjadi titik akhir pesta demokrasi di Kabupaten Blitar. “Dan pelaksanaan demokrasi berjalan dengan aman dan tertib,” katanya.
Sementara itu, soal kapan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih bakal dilantik, Sugino menunggu informasi lebih lanjut dari KPU provinsi. Nantinya, pelantikan bakal digelar atau dibarengkan dengan bupati terpilih lain di Jawa Timur. Biasanya digelar di Gedung Grahadi Surabaya dan dilantik oleh gubernur atau pejabat yang berwenang.
Sementara itu, Bupati Blitar terpilih Rijanto mengatakan, Beky Herdihansah berhalangan hadir karena ada kepentingan mendesak yang tak bisa ditinggalkan. Padahal, sebenarnya sudah memastikan bakal hadir di agenda yang paling ditunggu-tunggu itu.
Baca Juga :Satgas Pangan Kabupaten Kediri Temukan Harga Bapok Masih Tinggi
Nah, meskipun tak hadir, tak mengurangi esensi dari agenda penetapan. Saat ini, pihaknya mengajak kepada sejumlah elemen untuk membangun Kembali Kabupaten Blitar lebih baik lagi. “Coblosan telah usai, saatnya membangun Blitar,” katanya.



















