Pengangguran Sikat Motor di Sawah, Terungkap Berkat Gelagat yang Mencurigakan

Pengangguran Sikat Motor di Sawah, Terungkap Berkat Gelagat yang Mencurigakan
Tersangka saat dimintai keterangan di hadapan polisi. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTER.CO – Polres Blitar Kota mengungkap kasus kriminal tindak pidana pencurian. Satu tersangka dijebloskan ke tahanan.

Kasus itu adalah tindak pidana pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Sejumlah barang bukti berhasil disita. Mulai kendaraan motor hingga tas.

Baca Juga :Bus Terbakar di Jalan Tol Trans Jawa Wilayah Kabupaten Nganjuk, Begini Kejadiannya

Read More

“Sudah ditahan dan kami menyita barang bukti,” kata Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly, Jumat (24/1/2025).

Dia mengatakan untuk kasus curanmor kejadian pada Rabu (15/1/2025) di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Tersangkanya IN (38) warga Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Tersangka ngembat Yamaha Vega AG 3614 QAC.

Baca Juga :Sindikat Curanmor Spesialis Acara Sound Horeg Dibekuk Satreskrim Polres Batu

“Jadi saat itu tersangka mencuri motor yang terparkir di pinggir an ditinggal pemiliknya saat ke sawah menanam padi. Sebelum mencuri, mengobok-ngobok tas di motor dan menemukan kunci dan akhirnya motor dibawa kabur,” katanya.

Polisi yang menerima laporan segera olah tempat kejadian perkara. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, mengarah ke tersangka.

Pasalnya ketika keluar jalan, dalam kondisi gugup dan mencurigakan. “Berkat ciri-ciri yang disampaikan akhirnya mengarah ke tersangka,” ujarnya.

Baca Juga :Sebelum Longsor di Wonosalam Jombang, Warga Menolak Relokasi Meski Sudah Diperingatkan

Dari hasil penyelidikan diketahui, beberapa hari pascamencuri, tersangka menitipkan motor ke temannya di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

Di hadapan polisi, tersangka mengakui ngembat motor. Terpaksa mencuri karena sudah lama menganggur. “Nganggur pak,” kata tersangka.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *