Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Jelang akhir tahun 2024, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop-UM) Tulungagung mulai berencana untuk mengembangkan Kawasan Kuliner Halal.
Baca Juga :Empat Eks Napi di Trenggalek Dapat Bantuan Peralatan Usaha, Ada Kompor hingga Buah Kelapa
Pada 2025, rencananya akan mulai dikucurkan anggaran untuk meningkatkan Kawasan Kuliner Halal tersebut.
Kepala Dinkop-UM Kabupaten Tulungagung, Slamet Sunarto mengatakan, selama sebulan Kawasan Kuliner Halal di Tulungagung beroperasi peningkatan dilakukan dengan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan kapasitas Kawasan Kuliner Halal, hingga peningkatan pada fasilitas kawasan tersebut. Dimana nantinya anggaran yang disediakan akan dialokasikan ke arah sana.
Baca Juga :Pj Walikota Batu Cek Langsung Kesiapan Event International Indonesian Downhill 2024
“Kami tentu akan menyiapkan anggaran untuk bisa meningkatkan Kawasan Kuliner Halal di Tulungagung, baik secara SDM, kapasitas tempatnya hingga fasilitas pada kawasan kuliner halal,” kata Slamet Sunarto, Kamis (7/11/2024).
Rencana tersebut direalisasi 2025, sehingga proses penyiapan anggarannya mulai dilakukan pada tahun ini berbarengan dengan revitalisasi yang dilakukan oleh PT. KAI mulai tahun depan.
Ini dikarenakan memang lahan Kawasan Kuliner Halal itu berdiri di atas lahan milik PT. KAI. Selain itu, pihaknya juga sudah melayangkan proposal tentang konsep pengembangan Kawasan Kuliner Halal ke PT. KAI.
Baca Juga :Manfaatkan Lahan Kosong untuk Tanam Jagung, ini Tujuan Polres Jombang
“Teknisnya kami berencana membuat destinasi wisata kuliner yang hampir sama seperti yang ada pada saat pelaksanaan CFD. Tetapi konsepnya akan cukup berbeda karena jalan di sekitar Kawasan Kuliner Halal tidak ada ditutup, dan pelaksanaannya pada malam hari,” ungkapnya.
Sejauh ini pihak PT. KAI masih belum merespons proposal tersebut, tapi koordinasi dengan PT. KAI tetap dilakukan. Pihaknya juga terus menantikan disposisi dari proposal yang dilayangkan kepada PT. KAI itu yang berisi konsep pengembangan.
Setelah PT. KAI menyetujui proposal tersebut, maka pihaknya hanya tinggal mencairkan anggaran yang sudah disiapkan pada tahun 2025 mendatang. Dengan begitu, diharapkan Kawasan Kuliner Halal di Tulungagung semakin mendongkrak perekonomian pelaku UMKM.
Baca Juga :Pelaksanaan Debat Kedua Pilbup Ponorogo, Para Paslon Sama-sama Puas
“Belum ada jawaban dari PT. KAI, kami juga masih menagih disposisinya. Anggaran yang sudah kami siapkan untuk peningkatan Kawasan Kuliner Halal ini mencapai Rp 100 juta,” pungkasnya.



















