Poorogo, SEJAHTERA.CO – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Kabupaten Ponorogo menggelar pameran arsip dan foto sejarah perkembangan Bumi Reyog. Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Kearsipan tersebut dibuka untuk umum dan dipusatkan di kantor Perpusip Ponorogo.
Baca juga:Ribuan GTT Ponorogo Belum Masuk Dapodik, DPRD Soroti Dampaknya
Plt Kepala Dinas Perpusip Ponorogo, Nurhadi Hanuri, mengatakan pameran ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan sejarah Ponorogo dari masa ke masa.
“Kegiatan ini merupakan sarana edukatif untuk membuka wawasan masyarakat tentang sejarah pembangunan dan perkembangan Kabupaten Ponorogo,” ungkap Nurhadi, Senin (18/5/2026).
Dalam pameran tersebut ditampilkan berbagai dokumen dan foto lawas, mulai dari masa sebelum kemerdekaan, awal kemerdekaan, hingga era Orde Baru. Arsip yang dipamerkan berasal dari koleksi Pemerintah Kabupaten Ponorogo maupun koleksi pribadi masyarakat.
“Ada yang merupakan milik pemkab, ada juga koleksi pribadi. Semua kami kumpulkan untuk dipamerkan kepada masyarakat,” jelasnya.
Menurut Nurhadi, kegiatan ini juga menjadi upaya mengenalkan sejarah lokal kepada generasi muda, khususnya pelajar. Selain itu, Perpusip Ponorogo terus melakukan digitalisasi arsip agar dokumen sejarah tetap terjaga dan dapat diakses di masa mendatang.
Baca juga:Polisi Dalami Kasus Penemuan Bayi di Ponorogo, Hasil Autopsi Tanpa Luka Luar
“Saat ini kami juga melakukan digitalisasi arsip supaya tetap bisa digunakan dan diakses di masa mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang pengunjung, Dewi Kartika, mengaku antusias melihat foto-foto perkembangan Ponorogo pada masa lalu. Pelajar kelas VII SMP tersebut bahkan baru mengetahui bahwa Ponorogo pernah memiliki stasiun kereta api aktif.
“Baru pertama kali melihat sejarah perkembangan Ponorogo seperti ini. Ternyata dulu Ponorogo pernah punya stasiun kereta api aktif,” imbuhnya.



















