Kediri, SEJAHTERA.CO – Pjs Bupati Kediri R. Heru Wahono Santoso mengingatkan Aparat Sipil Negara (ASN) Pemkab Kediri tetap netral dalam pemilihan kepala daerah Pilkada serentak 2024.
Baca Juga :Tulisan Alun-alun Kota Wisata Batu Berubah dan Semakin Cantik
Heru berharap ASN Pemkab Kediri ikuti aturan yang ada dan fokus bekerja. Tidak boleh memihak pada satu calon. Memilih di saat pencoblosan boleh sesuai hati nurani, namun terlibat secara langsung dalam pelaksanaan Pilkada tidak boleh.
“Jika hal ini terjadi tentu Inspektorat Pemkab Kediri akan bertindak,” ujarnya, Jumat (27/9/2024).
Ditambahkan Heru, sesuai arahan Pj Gubernur Jatim, ASN dalam melayani masyarakat harus tetap diutamakan karena ini juga bagian pelayanan publik, kelancaran administrasi pemerintahan, dan administrasi pembangunan.
Baca Juga :Ada Tambahan 900 Ton Beras Impor, Pemkab Trenggalek Klaim Stok Aman hingga Akhir Desember
“Yang utama pelaksanaan pilgub dan Pilkada Kabupaten Kediri bisa aman dan ASN Pemkab Kediri bisa fokus pada pekerjaannya. Sehingga pelayanan publik ini tetap bisa maksimal dan tidak terkendala,” jelasnya.
Heru menambahkan, selain berikan imbauan ke ASN, yang akan dilakukan Heru adalah merespon keluhan warga terkait kelangkaan gas elpiji tiga kilogram, dengan memantau ke distributor dan agen.
Baca Juga :Tak Tampung PPDB, Komisi C DPRD Kota Batu Berikan Perhatian Pemberlakuan Jalur Zonasi hingga RW
“Kami mungkin akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk pasokan gas. Dengan maksud ketercukupan gas tiga kilogram memadai bagi warga,” katanya.



















