Kediri, SEJAHTERA.CO – Penumpang arus balik dari daerah yang menggunakan jasa kereta api masih tinggi. Seperti di Stasiun Kereta Api Ngadiluwih Selasa (8/4/2025) pagi hingga siang hari.
Kereta api jarak jauh jurusan Bandung – Jakarta angkut penumpang di Stasiun Ngadiluwih. Di Stasiun Ngadiluwih ini, kereta api Dhoho jalur Blitar – Kediri – Kertosono Surabaya juga mengangkut penumpang.
Kapolsek Ngadiluwih AKP Agung Syaifudin melalui Aiptu Miko Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Ngadiluwih menjelaskan, selain memantau perjalanan kereta api, petugas juga mengedukasi penumpang selama perjalanan untuk tertib dengan ikuti aturan dalam perjalanan kereta.
Baca Juga :Matangkan Persiapan Jelang Liga 4 Nasional, Inter Kediri Pantau Beberapa Pemain Seleksi
“Kami juga imbau penumpang agar tidak gunakan perhiasan berlebih saat pergi jauh untuk mudik atau balik. Dengan maksud tidak jadi korban kejahatan selama mudik dan balik saat lebaran,” katanya.
Miko menambahkan, perlunya Stasiun kereta api terpantau secara intens karena Stasiun kereta api merupakan bagian objek vital (obvit). Karenanya selama lebaran aktivitas turun naik penumpang di Stasiun Ngadiluwih cukup tinggi dan perlu pengaman ekstra.
Baca Juga :Kejari Kabupaten Kediri Tetapkan Tersangka Ketua Kelompok Ternak Ngudi Rejeki, ini Kasusnya
“Arus lalu lintas kereta api selama arus mudik dan balik cukup tinggi. Perlunya pengaman ini agar penumpang aman, tenang dan nyaman dalam perjalanan hingga akhir tujuan terakhir penumpang,” imbuhnya.



















