Polres Kediri Bentuk Tim Anti Begal, Perkuat Pencegahan Kejahatan Jalanan

Polres Kediri Bentuk Tim Anti Begal, Perkuat Pencegahan Kejahatan Jalanan
Tim Reaksi Cepat cegah begal Polres Kediri (ist)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Jajaran Polres Kediri membentuk Tim Anti Begal guna mencegah dan menindak berbagai tindak kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji melalui Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan mengatakan, pembentukan Tim Anti Begal merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Kediri.

Menurut Joshua, tim tersebut beranggotakan personel Satreskrim Polres Kediri yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam menangani berbagai kasus kriminalitas, terutama kejahatan jalanan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

Read More

Pembentukan Tim Anti Begal bertujuan meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap aksi kriminalitas jalanan, termasuk tindak pidana pencurian dengan kekerasan serta kejahatan lain yang meresahkan masyarakat.

Baca Juga :Polres Blitar Dampingi Petani Kelola Lahan Sayur untuk Dukung Ketahanan Pangan

“Kami akan terus meningkatkan langkah-langkah preventif dan represif guna memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat serta memastikan wilayah Kabupaten Kediri tetap kondusif dari berbagai ancaman kejahatan jalanan,” ungkap AKP Joshua, Sabtu (30/5/2026).

Joshua menjelaskan, keberadaan tim tersebut juga menjadi bagian dari strategi kepolisian untuk mempercepat respons terhadap laporan masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Tim akan bergerak cepat setiap kali menerima informasi maupun laporan dari masyarakat. Selain itu, Tim Anti Begal juga terintegrasi dengan seluruh polsek jajaran yang selama ini menjalankan fungsi pelayanan kepolisian secara responsif di lapangan.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

“Tentunya kami terus berkoordinasi dengan personel di lapangan untuk memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, tim akan melakukan patroli rutin di sejumlah titik yang dianggap rawan tindak kriminalitas.

Baca Juga :59 ASN dan 12 Anggota Polri Asal Kabupaten Kediri Tunaikan Ibadah Haji Tahun 2026

Patroli tidak hanya difokuskan untuk mengantisipasi aksi begal, tetapi juga mencegah berbagai bentuk kejahatan lain seperti pencurian kendaraan bermotor, balap liar, peredaran minuman keras ilegal, hingga aksi premanisme yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Joshua menegaskan, keberhasilan menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat juga sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami mengimbau agar warga tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Sebagai bentuk peningkatan pelayanan, Polres Kediri juga terus menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menyampaikan laporan, pengaduan, maupun informasi terkait situasi keamanan yang membutuhkan kehadiran polisi.

Baca Juga :Pemkab Tulungagung Siapkan Anggaran Perbaikan Dua Kelas SDN 1 Babadan yang Ambruk

Joshua berharap masyarakat semakin memanfaatkan layanan tersebut agar informasi mengenai potensi tindak kejahatan dapat diterima lebih cepat dan segera ditindaklanjuti petugas.

Dengan dukungan masyarakat serta kehadiran Tim Anti Begal, Polres Kediri optimistis situasi keamanan di wilayah Kabupaten Kediri tetap terjaga.

“Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *