Polres Ponorogo Tugaskan 16 Anggotanya untuk Jadi Walpri Para Paslon

Polres Ponorogo Tugaskan 16 Anggotanya untuk Jadi Walpri Para Paslon
Kabag Ops Polres Ponorogo, Kompol Edy Suyono. (istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Polres Ponorogo menugaskan sebanyak 16 anggotanya untuk bertugas menjadi pengawal pribadi (walpri) untuk para calon bupati dan wakil bupati.

Baca Juga :Pencari Kerang di Pantai Tok Alang-alang Trenggalek Ditemukan, Begini Kondisinya

Selain menyiapkan walpri, Polres Ponorogo juga memberikan fasilitas pengamanan kepada ketua KPU Kabupaten Ponorogo dan Bawaslu Ponorogo.

Read More

Kabag Ops Polres Ponorogo, Kompol Edy Suyono mengatakan fasilitas walpri tersebut guna memastikan keamanan dan keselamatan pasangan calon (paslon). Terlebih tanggal 25 September 2024 hingga 23 November 2024 merupakan tahapan kampanye.

Baca Juga :Residivis Pengedar Narkoba di Jombang Ditangkap, Barang Bukti 25 Ribu Butir Pil Dobel L Disita

“Memang ini bagian SOP Polres Ponorogo, jadi masing – masing paslon ditambah ketua Bawaslu dan KPU Kabupaten Ponorogo mendapatkan walpri,” ungkap Edy, kepada wartawan, Selasa (24/9/2024).

Lebih lanjut, para walpri tersebut mulai bertugas setelah penetapan nomor urut calon hingga nanti setelah berakhirnya proses pemilihan.

Edy merinci, 17 walpri yang bertugas tersebut diantaranya masing masing untuk calon bupati sebanyak 4 orang, lalu calon wakil bupati sebanyak 2 orang.

Baca Juga :Pilkada Trenggalek, Petahana Dapat Nomor Urut 2, Bumbung Kosong Nomor Urut 1

Selanjutnya untuk ketua KPU Kabupaten Ponorogo dan Bawaslu masingmasing 2 orang walpri. Sedangkan untuk koordinasi Sub Satgas walpri diserahkan kepada Iptu Abdul Cholik.

“Untuk walpri yang melekat bisa menyesuaikan, ada yang laki laki dan perempuan,” imbuhnya.

Pihaknya juga menjelaskan jika para walpri yang bertugas sebelumnya telah mendapatkan pelatihan mulai di tingkat Polres hingga Polda Jawa Timur.

Baca Juga :Kecelakaan Karambol, Truk vs Pikap dan Sepeda Motor di Jalur Kali Lanang Kota Batu

Menurutnya hal tersebut untuk memastikan pengawalan yang dilakukan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan.

“Tugas kepolisian selama Pilkada adalah menjaga keamanan dan ketertiban, memastikan pelaksanaan proses demokrasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Baca Juga :Ada 20 Anggota Polres Kediri jadi Walpri Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kediri

“Penyerahan walpri ini merupakan bagian dari tanggung jawab kepolisian untuk menjamin keselamatan pasangan calon selama tahapan Pilkada berlangsung,” tandas Edy Suyono.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *