Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Trenggalek memasang tanda peringatan di jalan berlubang, tepatnya di wilayah Desa Senden Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek.
Baca Juga :Dampak Cuaca, Harga Tomat dan Bawang Merah di Pasar Legi Jombang Naik Tajam
Masyarakat dihimbau waspada saat melintas di jalur penghubung antara Kecamatan Kampak dengan Watulimo itu.
Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno menjelaskan, pemasangan tanda peringatan itu dilakukan pasca-petugas melakukan pengecekan dan pemetaan kondisi jalan.
Langkah itu dilakukan untuk meminimalisir potensi kecelakaan sehingga tercipta Kamseltibcarlantas kondusif.
Baca Juga :Rem Blong, Truk Sarat Muatan Koral Masuk Jurang, 2 Meninggal Dunia, 3 Luka
“Kondisi jalan yang rusak, berlubang, apalagi memasuki musim penghujan seperti sekarang ini tentunya juga turut berpengaruh sebagai salah satu faktor penyebab dan potensi kecelakaan lalu lintas,” kata Agus, Senin (11/11/2024).
Dalam pemetaan itu, petugas menemukan sebanyak 50 titik kerusakan di jalan sepanjang 2,5 kilometer penghubung Kampak – Watulimo itu.
Titik kerusakan itu mulai dari aspal mengelupas hingga berlubang cukup dalam sehingga membahayakan pengguna jalan. “Untuk diameternya bervariasi,” imbuhnya.
Baca Juga :TMKI Salurkan Bantuan Sosial Rutin untuk Lansia di Kediri dan Nganjuk
Untuk sementara waktu, pihaknya memasang tanda peringatan di titik kerusakan untuk memudahkan pengguna jalan mengetahui area kerusakan jalan. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada saat melintas di jalur itu.
“Kita koordinasikan dengan instansi terkait, menurut rencana perbaikan akan dilaksanakan pada tahun depan,” pungkasnya.
Sebelumnya jalan rusak itu dikeluhkan warga. Warga mengungkapkan kekecewaannya dengan memasang banner bernada satire yang ditujukan kepada pemerintah. Banner yang terpampang di jalan itu kemudian viral di media sosial.



















