Blitar, SEJAHTERA.CO – Pabrik gula atau PG Rejoso Manis Indo (RMI) Blitar terus melebarkan sayap bisnisnya. Terbaru, pabrik yang terletak di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar itu menyiapkan lokasi bangunan untuk penggilingan tebu anyar.
Hal itu diungkapkan Industrial Relation Manager PT RMI, Putut Hendaruji. Dia mengakui pabriknya saat ini tengah ekspansi untuk memenuhi target produksi gula.
Salah satunya dengan menyiapkan lahan anyar yang nantinya digunakan untuk menunjang operasionalisasi pabrik.
“Iya, kami menyiapkan lokasi untuk penggilingan tebu baru. Mudah-mudahan lancar tanpa kendala,” katanya, Jumat (13/6/2025).
Baca Juga :Aset Sitaan Milik Tersangka HB Dibeli 2023-2024, Terbanyak, Terbesar di Kasus Dam Kalibentak
Dia mengatakan untuk mewujudkan rencana itu, pihaknya sudah memulai tahapan awal. Yakni tahap pembebasan lahan dan sudah selesai dilakukan.
Total luas lahan yang dibutuhkan PG RMI Blitar, yakni 8 hektare. Luas lahan 8 hektare itu kini tengah dikebut untuk pemadatan dan pemerataan. Itu wajib dilakukan sebelum didirikan bangunan di atasnya.
Sementara lokasi lahan anyar itu terletak di Desa Sambigede, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar. Desa Sambigede dipilih karena lokasinya tak jauh dengan bangunan pertama penggilingan tebu.
Yakni di Desa Rejoso. Selain itu, di Desa Sambigede sendiri sarana jalan atau infrastruktur juga sudah representative. Termasuk di antaranya sesuai dengan arahan dari Pemkab Blitar.
Baca Juga :Kebakaran Toko Kosmetik di Pare, Kerugian Hampir Satu Miliar
Dia menjelaskan lagi, pembangunan lokasi penggilingan tebu ini dilakukan untuk memperbesar kapasitas produksi gula. Selain itu juga dalam rangka mendukung ketahanan pangan.
Dengan adanya pendirian lokasi bangunan itu, setidaknya ketika sudah beroperasi jelas bakal menjadi aura positif bagi Kabupaten Blitar. Salah satunya bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi.
“Mudah-mudahan lancar. Karena pembangunan ini juga setidaknya menjadi lapangan pekerjaan baru bagi warga,” pungkasnya.



















