JOMBANG, SEJAHTERA.CO – Pucuk pimpinan Komando Distrik Militer (Kodim) 0814 Jombang resmi berganti. Letkol Kav. Dicky Prasojo menggantikan Letkol Kav. Devid Eko Junanto sebagai Komandan Kodim 0814.
Prosesi pisah sambut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin malam (30/6/2025).
Acara dihadiri oleh Bupati Jombang H. Warsubi, Wakil Bupati; Jombang Salmanuddin, jajaran forkopimda, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur organisasi kepemudaan.
Dalam sambutannya, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Letkol Devid selama memimpin Kodim Jombang.
BACA JUGA : Wayang Gatotkaca Kridha Warnai HUT ke-79 Bhayangkara Polres Jombang
Di bawah kepemimpinannya, sinergisitas TNI dengan pemerintah daerah terjalin erat, khususnya dalam kegiatan TMMD, penanganan bencana, hingga pembinaan potensi wilayah.
“Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Letkol Devid atas darma bakti selama bertugas di Jombang. Semoga sukses di penugasan barunya sebagai Waaslog Kasdam V/Brawijaya,” ujar Warsubi.
Mutasi jabatan, lanjut Bupati Jombang, merupakan dinamika organisasi yang biasa terjadi. Kepada pejabat baru, Letkol Kav. Dicky Prasojo, Bupati Warsubi menyampaikan ucapan selamat datang dan harapan agar mampu melanjutkan sinergi positif dengan pemerintah daerah.
“Kami menaruh harapan besar agar kebersamaan dan koordinasi yang telah terjalin selama ini dapat terus terpelihara untuk mendukung pembangunan daerah,” tandasnya.
Letkol Devid dalam pesannya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah dan masyarakat Jombang selama masa tugasnya.
Ia juga menitipkan pesan terkait harapan pembangunan infrastruktur di daerah pelosok seperti Jipurapah, Plandaan.
Sementara itu, Letkol Dicky menyatakan siap mendukung program pemerintah dan berkomitmen menjaga sinergi dengan seluruh elemen di Jombang.
BACA JUGA : Menjelang Bulan Suro, Jasa Jamas Pusaka di Jombang Panen Rejeki
“Kami siap menyesuaikan diri dan mendukung sepenuhnya program Pemkab Jombang maupun kebijakan nasional,” tegas mantan Komandan Detasemen Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ini.



















