Kediri, SEJAHTERA.CO – Nuansa berbeda terasa dalam upacara bendera di halaman Pemerintah Kota Kediri, Senin (13/4/2026).
Tak sekadar rutinitas seremonial, momen ini menjadi panggung penegasan komitmen birokrasi melalui penyerahan kenaikan pangkat bagi ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswarti, yang sekaligus membacakan penetapan kenaikan pangkat dan golongan ASN dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 April 2026.
Sebanyak 276 PNS resmi naik pangkat, dengan rincian Golongan II sebanyak 29 orang, Golongan III sebanyak 208 orang, dan Golongan IV sebanyak 39 orang.
Angka ini mencerminkan dinamika sekaligus penguatan struktur birokrasi di lingkungan Pemkot Kediri.
Baca Juga :CJH Asal Jombang Dijadwalkan Berangkat Awal Mei, Terbagi Empat Kloter
Penyerahan Surat Keputusan (SK) dilakukan usai upacara, disaksikan jajaran pejabat. Lebih dari sekadar penghargaan administratif, kenaikan pangkat ini menjadi simbol kepercayaan negara atas kinerja dan integritas ASN.
Dalam arahannya, Vinanda Prameswarti menegaskan bahwa kenaikan pangkat harus dimaknai sebagai titik loncat peningkatan kualitas pelayanan, bukan sekadar formalitas.
“Ini bukan hanya soal hak yang diterima, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan. ASN harus semakin profesional, disiplin, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan aparatur yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada hasil nyata.
Salah satu ASN yang turut menerima kenaikan pangkat adalah Mochamad Zainal Fuad, S.H., M.AP, yang kini menjabat sebagai Kasi Trantib dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Kelurahan Banjaran. Ia naik dari golongan III/d menjadi IV/a.
Menurutnya, capaian ini bukan sekadar peningkatan status, melainkan tanggung jawab moral untuk bekerja lebih optimal.
Baca Juga :Berstatus Saksi dan Pemeriksaan Selesai, KPK Pulangkan 11 Pejabat Tulungagung
“Kenaikan pangkat ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian. Pelayanan kepada masyarakat harus semakin cepat, tepat, dan berorientasi pada solusi,” ujarnya.
Upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat, ditutup dengan sesi foto bersama. Di balik seremoni tersebut, tersimpan pesan kuat: birokrasi yang naik kelas harus berbanding lurus dengan kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat.



















