Kediri, SEJAHTERA.CO – Pemkab Kediri melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri, Jumat (21/11/2025) pagi, meluncurkan rumah terapi akses kesehatan untuk pemulihan (Aku Pulih) yang diperuntukkan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di Kabupaten Kediri.
Terdapat tiga layanan terapi dengan ruang khusus, yakni fisioterapi, terapi okupasi, dan terapi wicara. Masing-masing layanan sudah ditangani terapis yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Rumah terapi ini bersinergi dengan Rumah Terapi Kementerian Sosial RI di Temanggung. Keberadaan fasilitas ini menjadi bentuk kepedulian dan perhatian Pemkab Kediri kepada ABK, dengan seluruh layanan diberikan secara gratis.
Baca Juga :Stasiun Garum Dipercantik, Layanan Ditingkatkan
Sejak uji coba pada Oktober hingga November, tercatat ada 18 anak yang mengikuti proses terapi dan pemulihan.
Peluncuran Rumah Terapi turut dihadiri Kepala Bappeda Kabupaten Kediri, Joko Suwono, bersama para ABK yang menjalani terapi didampingi orang tua masing-masing.
Secara umum, sarana dan prasarana dalam ruang terapi telah lengkap untuk operasional, selaras dengan tingkat keahlian para terapis serta peralatan penunjang kerja.
“Terapis yang ada di rumah terapi benar-benar profesional, memiliki keahlian dan kompetensi di bidang terapi dengan tahapan tes yang tidak mudah. Untuk sementara, pelayanan terapi dibuka pada Selasa, Rabu, dan Kamis mulai pukul 08.00 hingga 14.00,” jelasnya.
Baca Juga :BPBD Kebut Pembersihan Longsor di Pulung
Ari menambahkan, sarana dan prasarana di setiap ruang terapi telah lengkap sehingga memudahkan terapis menjalankan proses terapi dengan benar.
Peralatan tersebut antara lain infrared, game ball, matras, ultrasound, terowongan, bola berduri, serta kursi khusus untuk cerebral palsy. Semua ini menjadi bentuk perhatian khusus Pemkab Kediri kepada ABK di wilayahnya.



















