Ruwatan Agustus Nusantara, Ketua DPRD Trenggalek Doding Ajak Lestarikan Budaya dan Kuatkan Jati Diri Bangsa

Ruwatan Agustus Nusantara, Ketua DPRD Trenggalek Doding Ajak Lestarikan Budaya dan Kuatkan Jati Diri Bangsa
Ketua DPRD Doding Rahmadi ketika menghadiri Ruwatan Agustus Nusantara.

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Suasana sakral terlihat di salah satu joglo di Dusun Payaman, Desa Durenan, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek. Harum wangi kemenyan menyerebak menembus keheningan malam yang diselingi dengan keindahan rembulan.

Suasana tambah sakral dan khidmat. Tak jauh dari joglo, terdapat ambeng atau berkat lengkap dengan ayam yang ingkung khas Trenggalek. Jumlah tumpeng ingkung itupun sebanyak 45.

Pohon pisang lengkap dengan dedaunan yang masih menghijau menggelantung di tiang lengkap dengan aneka bunga dan kelapa. Ada juga juga aneka buah-buahan pepaya dan santapan khas wong deso.

Read More

Ya, itulah suasana ruwatan agung Nusantara bertajuk melacak jejak spiritual Pancasila. Ruwatan digelar oleh organisasi pusat agung atau organisasi persatuan dan kesatuan nasional kebatinan sejati Kaweruh Jowo Dipo.

Organisasi ini adalah penganut kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang terus berkembang di Trenggalek. Bahkan di setiap kecamatan ada penganutnya.

Baca Juga :Bupati Lamongan Wisuda 208 Lansia Dorong Lansia Tetap Sehat, Mandiri dan Produktif

Ruwatan agung Nusantara ini digelar dalam rangka Dirgahayu RI atau memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Paguyuban Persatuan dan Kesatuan Nasional Kebatinan Sejati Kaweruh Jowo Dipo ini di bawah pimpinan Sugito Wijoyokusumo sudah berdiri cukup lama.

Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi pun menghadiri agenda tahunan itu. Bagi penganut, setiap bulan Agustus selalu digelar ruwatan.

Selain itu ada pula rutinan pada Jumat Kliwon, peringatan hari lahir Pancasila pada 1 Juni, suroan dan pada peringatan Hari Kemerdekaan RI pada Agustus.

“Ruwatan Agustus Nusantara ini sudah menjadi tradisi. Saya sebagai wakil rakyat atau ketua DPRD Trenggalek mengapreasiasi agenda ini. Karena juga memiliki makna dan sarat makna,” kata Doding Rahmadi, Kamis (27/8/2026).

Dia mengatakan Ruwatan Agustus Nusantara itu setidaknya juga menjadi momen. Bahwasanya Agustus benar-benar bermakna bagi warga.

Maka dari itu, dirinya mengajak untuk merawat kebersamaan, lestarikan budaya, dan kuatkan jati diri bangsa melalui Ruwatan Agustus Nusantara.

Baca Juga :Berjalan Aman dan Kondusif, Satreskrim Polres Tulungagung Dampingi Mediasi Dugaan Kos Jam-jaman di Ngunut

“Ruwatan Agustus Nusantara ini setidaknya juga menjadi momentum untuk menyatukan doa dan harapan agar Nusantara senantiasa diberkahi, dijauhkan dari segala marabahaya, serta semakin kuat dalam persatuan,” kata Doding.

Dia menambahkan lagi, Ruwatan Agustus Nusantara itu juga patut diapresiasi. Karena menjadi momen untuk mewujudkan Nusantara sebagai mercusuar dunia.

“Tentunya dengan berlandaskan budaya, berakar pada tradisi, dan melangkah maju menuju Indonesia yang berdaulat, maju, serta bermartabat,” pungkas pria yang juga sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek ini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *