Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Puluhan jamaah calon haji (JCH) cadangan asal Kabupaten Tulungagung mulai diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pada Kamis (14/5/2025) malam tadi.
Puluhan JCH cadangan asal Kabupaten Tulungagung tersebut dipastikan siap berangkat ke tanah suci lantaran secara administrasi seperti visa dan paspor maupun kondisi kesehatan tidak ada kendala.
Plh. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung, Akhmad Mukhsin mengatakan, sebanyak 89 jamaah cadangan telah diberangkatkan ke AHES malam tadi sekitar pukul 00.00 WIB. Mereka diberangkatkan menggunakan dua armada bus dan satu mobil travel.
Proses pemberangkatan dilakukan dari masing-masing kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH), yang kemudian para jamaah diberangkatkan secara resmi di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.
Baca Juga :Jalan Penghubung Ponorogo-Trenggalek Amblas, Akses Damri dan Roda Empat Ditutup Total
Diketahui, para jamaah ini berangkat haji dengan tergabung ke dalam kloter 45 dan 46 embarkasi Surabaya
“Alhamdulillah tadi malam sudah berangkat 89 jamaah cadangan yang statusnya sudah naik menjadi siap berangkat. Mereka ikut kloter 45 dan 46 bersama dengan jamaah dari daerah lain seperti Kediri, Blitar dan Trenggalek,” kata Akhmad Mukhsin, Rabu (14/5/2025).
Secara rinci, ungkap Mukhsin, pada kloter 45 terdapat sebanyak 82 jamaah, sedangkan pada kloter 46 diisi oleh tujuh orang jamaah haji cadangan asal Tulungagung.
Secara administrasi, dipastikan puluhan jamaah tersebut siap berangkat menuju tanah suci lantaran mereka sudah mendapatkan visa.
Selain itu, pihaknya juga memastikan jika para jamaah yang berangkat malam tadi sudah mendapatkan suntikan vaksin meningitis dan secara kesehatan dinyatakan layak untuk mengikuti rangkaian ibadah haji.
Baca Juga :Jalan Penghubung Ponorogo-Trenggalek Amblas, Akses Damri dan Roda Empat Ditutup Total
Meski begitu, pihaknya mencatat jika terdapat enam jamaah yang memilih mundur.
“Jadi seharusnya tadi malam ada 95 jamaah yang diberangkatkan, tetapi 6 orang jamaah memilih mundur karena masalah kesehatan. Mereka statusnya sebenarnya sudah naik menjadi siap diberangkatkan,” ungkapnya.
Mukhsin menyebut, saat ini JCH cadangan di Tulungagung masih tersisa sebanyak 51 JCH cadangan yang saat ini statusnya masih menunggu pemberangkatan sesuai ketersediaan kuota pemberangkatan.
Selain itu, diketahui jika visa 51 jamaah tersebut sampai saat inu juga belum diterbitkan oleh Kedutaan Arab Saudi.
Menurut Mukhsin, mereka nantinya masih harus menunggu yang diperkirakan bisa diberangkatkan antara tangal 25 Mei 2025 sampai dengan 27 Mei 2025 mendatang.
Baca Juga :Ratusan Koper JCH Asal Ponorogo Mulai Dikumpulkan, Kemenag: Maju Dua Hari
Namun jika pada akhirnya tidak bisa berangkat pada musim haji tahun 2025, para JCH cadangan ini dipastikan akan jadi pruoritas utama pada musim haji 2026.
“Mudah-mudahan mereka bisa diberangkatkan pada musim haji tahun ini. Namun kalau tidak bisa, secara otimatis mereka akan jadi prioritas tahun depan,” pungkasnya.



















