Selter JPTP Ponorogo Ditutup, 39 Peserta Berebut Enam Jabatan Eselon II

Sekertaris Daerah Kabupaten Ponorogo.
Sekertaris Daerah Kabupaten Ponorogo.(foto: istimewa)

PONOROGO, SEJAHTERA.CO – Pendaftaran seleksi terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo resmi ditutup pada Senin malam (10/8/2026). Hingga batas akhir pendaftaran, tercatat 39 peserta mengikuti seleksi untuk mengisi enam jabatan eselon II yang dilelang Pemkab Ponorogo.

Baca juga:Terseret Kasus Dugaan Korupsi, Pemkab Ponorogo Buka Opsi Evaluasi Perbup Tunjangan Perumahan DPRD

Kepala Dinas Tenaga Kerja menjadi formasi yang paling diminati dengan 10 pendaftar. Sementara jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi formasi dengan jumlah peminat terbanyak kedua, yakni delapan peserta.

Read More

Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Sugiarto mengatakan, jumlah peserta yang mendaftar telah memenuhi target minimal empat orang pada setiap formasi.

“Jumlah pendaftar seleksi terbuka JPTP ini cukup banyak. Bahkan, target minimal empat pendaftar untuk setiap formasi semuanya terpenuhi,” ujar Agus Sugiarto.

Setelah pendaftaran ditutup, panitia seleksi akan melanjutkan tahapan dengan melakukan seleksi administrasi. Seluruh dokumen dan persyaratan peserta akan diperiksa untuk memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Selain seleksi administrasi, proses selter juga mencakup penelusuran rekam jejak, integritas, dan moralitas peserta. Peserta yang tidak memenuhi persyaratan akan dinyatakan tidak lolos dan tidak dapat mengikuti tahapan berikutnya.

Enam jabatan yang dilelang dalam seleksi terbuka tersebut meliputi Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

“Setelah seleksi administrasi, peserta yang lolos akan mengikuti seleksi kompetensi manajerial dan tahapan-tahapan selanjutnya. Semua nilai dari setiap tahapan akan diakumulasi untuk menjadi bahan penilaian,” katanya.

Baca juga:Kejari Ponorogo Kembali Sita Rp1,24 Miliar dalam Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD

Dengan terpenuhinya jumlah minimal peserta pada seluruh formasi, proses seleksi diharapkan berlangsung kompetitif. Hasil dari seluruh tahapan nantinya menjadi dasar dalam menentukan kandidat terbaik untuk mengisi enam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Ponorogo.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *