Siaran Radio, ini Cara Satlantas Polres Nganjuk Sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2025

Siaran Radio, ini Cara Satlantas Polres Nganjuk Sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2025
Iptu Jarwanto Kanit Kamsel Satlantas Polres Nganjuk saat sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2025 di RSAL FM. (Satlantas Polres Nganjuk)

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Usai gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2025, Satlantas Polres Nganjuk melakukan siaran langsung di Radio RSAL FM Nganjuk.

Dalam kesempatan tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Nganjuk Iptu Jarwanto memaparkan delapan jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran prioritas dalam Operasi Patuh Semeru 2025, yang digelar selama 14 hari ke depan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preemtif dalam Operasi Patuh Semeru 2025, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib dalam berlalu lintas dan mendukung keselamatan bersama di jalan raya.

Read More

Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa Operasi Patuh Semeru 2025 mengedepankan tiga pendekatan secara simultan, yakni preemtif, preventif, dan represif.

Baca Juga :MPLS di SMPN I Ngasem Diisi dengan Pencegahan Perundungan dan Cegah Penggunaan Narkoba

“Sosialisasi seperti ini penting untuk membangun pemahaman bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya karena takut sanksi,” tegasnya, Rabu (16/7/2025).

Delapan pelanggaran yang menjadi sasaran utama meliputi: berboncengan lebih dari satu orang, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, tidak memakai helm SNI.

Tidak mengenakan sabuk pengaman, penggunaan ponsel saat berkendara, mengemudi dalam pengaruh alkohol, dan melawan arus.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H. mengatakan, untuk memastikan keberhasilan operasi, Satlantas Polres Nganjuk akan menurunkan personel secara masif di sejumlah titik rawan pelanggaran.

“Patroli aktif dan upaya represif juga akan kami lakukan secara selektif dan terukur,” ungkap AKP Ivan Danara Oktavian.

Baca Juga :Delapan SDN di Ponorogo Tidak Dapat Murid Sama Sekali, Dindik: Pendaftaran Masih Kita Buka

“Selain penindakan, kami juga melakukan edukasi langsung kepada masyarakat. Harapannya, tertib berlalu lintas bisa menjadi budaya, bukan karena takut ditilang, tetapi karena sadar akan keselamatan,” sambungnya.

Dengan adanya sosialisasi melalui radio yang menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk, diharapkan pesan keselamatan ini bisa sampai ke seluruh lapisan masyarakat.

Polres Nganjuk mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi terciptanya jalan yang aman dan beradab.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *