Sosialisasi BSPS Digelar di Kecamatan Mojoroto, 129 Calon Penerima Siap Diverifikasi

Sosialisasi BSPS Digelar di Kecamatan Mojoroto, 129 Calon Penerima Siap Diverifikasi
Sosialisasi BSPS Digelar di Kecamatan Mojoroto, 129 Calon Penerima Siap Diverifikasi

Kediri, SEJAHTERA.CO — Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menggelar sosialisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Aula Kantor Kecamatan Mojoroto, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini menyasar puluhan calon penerima bantuan sebagai langkah awal sebelum proses verifikasi lapangan dilakukan.

Koordinator Kota BSPS, Suci Rahmawati, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait mekanisme program BSPS, sekaligus memastikan kesiapan calon penerima sebelum masuk tahap verifikasi.

Read More

“Total ada 129 data calon penerima dari tiga kecamatan, yakni Mojoroto, Kota, dan Pesantren. Untuk yang hadir hari ini di Mojoroto sebanyak 30 orang,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah tahap sosialisasi, proses akan dilanjutkan dengan verifikasi dan validasi (verlap) secara langsung ke rumah-rumah calon penerima.

Baca Juga :Turunkan Ego, Selamatkan Kota, Pernyataan Menyentuh Supriyo di Sidang Sengketa TPA Kediri jadi Sorotan

Hal ini dilakukan untuk memastikan kelayakan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan dalam program.

“Tim akan turun langsung ke lapangan untuk menyaring mana yang benar-benar memenuhi syarat. Jika ada yang tidak lolos, maka akan digantikan sesuai kuota yang telah ditetapkan,” imbuhnya.

Program BSPS sendiri merupakan bantuan stimulan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk meningkatkan kualitas rumah.

Namun, bantuan ini bersifat stimulan sehingga penerima tetap dituntut memiliki swadaya dalam pelaksanaannya.

Adapun sejumlah persyaratan utama di antaranya warga negara Indonesia, masuk dalam kategori desil maksimal empat, serta kondisi rumah tidak layak huni seperti tidak memiliki struktur bangunan yang memadai (pondasi, sloof, kolom, dan ring balok).

Selain itu, rumah juga harus memiliki fasilitas MCK dan tidak menggunakan material berbahaya seperti asbes.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga memiliki ketentuan teknis, yakni minimal terdapat 10 calon penerima dalam satu kelurahan agar dapat diajukan.

Baca Juga :Diduga Terpeleset di Jembatan, Perempuan Lansia Ditemukan Meninggal

Jika belum memenuhi kuota, maka pengajuan akan ditunda hingga jumlahnya mencukupi.

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber, yakni Koordinator Kota BSPS Suci Rahmawati dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Teknik, Adit Tianto.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Perkim, pihak kecamatan, serta para calon penerima bantuan yang telah terdata.

Suci berharap program BSPS dapat terus berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Kediri.

Baca Juga :Pemkot Batu Buka Selter Sekda, Pendaftaran Dibuka hingga 21 April 2026

“Harapannya ke depan, Kota Kediri bisa menjadi kota yang lebih mapan, dengan program-program yang diusulkan dapat segera terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *