Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Kolaborasi Petani dan Polres Batu Manfaatkan Lahan Tidur Disulap Menjadi Lahan Produktif

Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Kolaborasi Petani dan Polres Batu Manfaatkan Lahan Tidur Disulap Menjadi Lahan Produktif
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata saat bersama petani melakukan pembukaan lahan.(arief/sejahtea.co)

Batu, SEJAHTERA.CO – Polres Batu bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu serta pemerintah desa akan memanfaatkan lahan tidur dengan ditanami jagung. Para petani lokal akan dilibatkan sebagai penggarap dan penerima manfaat.

Baca Juga :BPBD Jatim Petakan Wilayah Rawan Kekeringan dan Rawan Air Bersih di Kabupaten Kediri

Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan jika lahan tidur berlokasi di Jalan Jalibar, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Luas lahan mencapai kurang lebih 10 hektare.

Read More

“Kami mendukung program pemerintah 100 hari ketahanan pangan dengan melakukan kolaborasi bersama DPKP dan pemerintah desa, untuk menyiapkan lahan dan membantu memasarkan. Kemudian, untuk tanaman jagung kita pilih karena di lokasi ini lebih efektif karena lahan tadah hujan,” ujarnya, Selasa (12/10/2024).

Baca Juga :Tahap Kedua, Fokus Bangun Pagar Lapas Kelas IIB Blitar dan Kantor Utama

Kapolres Batu mengatakan jika saat ini yang dilakukan yaitu menata lahan tidur ini menjadi lahan yang produktif dan siap ditanami. Terlebih program ini akan dijalankan secara bertahap menjadikan lahan tidur seluas 5 hektare akan ditanami jagung.

Untuk pelaksanaan pembersihan lahan dan persiapan lahan ini sedikitnya ada 150 orang yang terlibat mulai dari personil Polres Batu, Pemerintah Kota Batu, petani dan masyarakat.

Terlihat lahan yang sebelumnya tidak produktif kini setelah dilakukan penataan dan persiapan maka terlihat sudah rencana matang untuk mensukseskan program ketahanan pangan.

Baca Juga :Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Puluhan Rumah Warga Grogol Kediri Terdampak Banjir

“Tahap selanjutnya akan dilakukan bimbingan teknis hingga lahan tersebut difungsikan dan siap ditanam,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPKP Kota Batu Heru Yulianto menambahkan bahwa dalam waktu dekat para petani akan mendapatkan bantuan bibit jagung dan pupuk.

“Karena ini untuk program pemerintah, maka dari Pemerintah Kota Batu mendukung penuh program ketahanan pangan nasional,” imbuh Heru.

Baca Juga :Stok Pupuk Bersubsidi di Tingkat Petani di Ponorogo Dipastikan Lancar, ini Penjelasan Dispertahankan

Heru menjelaskan bahwa hasil panen jagung nantinya akan dialokasikan semua kepada petani. Tidak hanya itu, pihaknya juga membebaskan para petani untuk memfungsikan hasil pertanian baik dijual ke pasaran atau digunakan untuk pakan ternak mereka.

“Jadi para petani di sini juga banyak yang memiliki ternak dan kebanyakan hasil panen jagung digunakan untuk pakan ternak. Sehingga tidak jadi masalah ketika hasil panen dipakai untuk konsumsi masyarakat maupun ternak. Kan misal sapi diberi jagung kualitas bagus, tentu produksi susu bisa lebih baik,” jelasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *