Sulap Limbah Bekas Pakai, Pria di Ponorogo ini Mampu Hasilkan Pundi-pundi Rupiah

Sulap Limbah Bekas Pakai, Pria di Ponorogo ini Mampu Hasilkan Pundi-pundi Rupiah
Ribut Sasongko saat menunjukkan hasil karyanya. (sony/sejahtera.co)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Usaha yang dilakukan Ribut Sasongko, warga Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo ini patut diacungi jempol.

Baca Juga :Di Hadapan Warga Ngampel, Bunda Fey Ingin UMKM Kota Kediri Naik Kelas

Sebab, hanya dengan bermodal barang-barang bekas pakai, bapak tiga anak ini sukses membuat kerajinan aquascape.

Read More

Berbeda dengan aquascape yang dibuat di dalam aquarium, Ribut Sasongko lebih memilih menggunakan media gentong yang terbuat dari tanah liat.

Alhasil, aquascape yang bertemakan curug gentong ini mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah bagi keluarganya.

Baca Juga :BPD di Kabupaten Blitar Hadiri Aspirasi Cabup, Bawaslu Janji Tindaklanjuti untuk Dikaji 

“Alhamdulillah, hasilnya lumayan dan selalu laku kalau saya membuat aquascape dari limbah barang bekas,” ungkap Ribut Sasongko, kepada wartawan, Kamis (10/10/2024).

Ribut Sasongko menceritakan awal mula dirinya membuat karya seni tersebut. Berawal dari kegelisahannya saat melihat barang-barang bekas pakai yang tidak lagi digunakan di rumahnya. Seperti, kawat, jaring hingga sisa semen yang tidak lagi digunakan.

Baca Juga :Korban Kecelakaan Tol Sumo,  9 Guru SMAN 1 Kedungwaru Jalani Perawatan, Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung: Ini Kondisinya

“Memang bahan-bahan itu awalnya di rumah saya karena sudah tidak terpakai, lalu saya coba buat aquascape dari gentong ternyata berhasil,” kata Ribut Sasongko.

Ia menjelaskan, aquascape buatannya bertema tentang keindahan alam karena di dalamnya terdapat air terjun mini. Selain itu, terdapat detail-detail yang menambah kesan estetik, seperti jembatan hingga kolam yang berisi ikan hias.

Baca Juga :Korban Kecelakaan Tol Sumo,  9 Guru SMAN 1 Kedungwaru Jalani Perawatan, Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung: Ini Kondisinya

“Proses pembuatannya membutuhkan ketelitian, terutama dalam menyusun elemen-elemen yang diambil dari limbah untuk menciptakan kesan alami air terjun di aquascape,” jelasnya

Setiap aquascape Curug Gentong buatan Ribut, dijual dengan harga yang bervariasi. Mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung pada ukuran dan kerumitan desainnya. Bahkan karya buatannya juga diminati konsumen hingga luar daerah seperti Bandung, Malang dan Surabaya.

“Harganya mulai Rp500 ribu hingga melayani hingga Rp3 juta. Harga ya tergantung dari ukuran dan kerumitan desainnya,” beber Ribut.

Baca Juga :Blusukan Jalan Kaki di Kelurahan Bandar Lor, Bunda Fey dan Regina Bakal Prioritaskan Kebutuhan Rakyat

Karya curug gentong milik Ribut ini, membuktikan bahwa limbah, jika diolah dengan kreativitas dan ketekunan, bisa diubah menjadi karya seni yang tidak hanya memanjakan mata, tapi juga mendatangkan penghasilan.

“Kreativitas adalah kunci. Limbah yang sebelumnya dianggap tidak berharga, bisa menjadi produk seni yang memiliki nilai jual tinggi,” tutup Ribut Sasongko.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *