Kediri, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 30.000 jamaah umroh dari Kediri Raya bisa diberangkatkan dari Bandara Internasional Dhoho Kediri akhir tahun.
Baca Juga :Sulap Limbah Bekas Pakai, Pria di Ponorogo ini Mampu Hasilkan Pundi-pundi Rupiah
Sedangkan estimasi 80.000 jamaah umroh dari wilayah Jawa Timur bisa juga berangkat umroh dari Bandara Internasional Dhoho Kediri pada tahun berikutnya.
Untuk 30.OOO jamaah umroh Kediri Raya bisa berangkat umroh di akhir tahun ini atau setelah Pilkada Nopember 2024 selesai. Dipastikan di akhir tahun jadwal penerbangan umroh benar-benar terlaksana di Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Baca Juga :Di Hadapan Warga Ngampel, Bunda Fey Ingin UMKM Kota Kediri Naik Kelas
Sukadi Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Kabupaten Kediri menyampaikan, wilayah yang dimaksud Kediri Raya adalah jamaah umroh dari Ngawi, Magetan, Madiun, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri Kota/Kabupaten, Nganjuk dan Jombang.
“Secara umum untuk jamaah umroh Kediri Raya siap diberangkatkan dan memahami untuk pemberangkatan di awal Desember atau akhir tahun,” jelasnya, Kamis (10/10/2024).
Baca Juga :PT TMKI Berbagi Santunan ke Pengurus Masjid di Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, Nganjuk
Ditambahkan Sukadi, nantinya untuk penjemputan jamaah umroh dari posko travel umroh saat pemberangkatan umroh di Kediri Raya digratiskan. Demikian juga saat jamaah umroh pulang, Pemkab Kediri akan menggratiskan penjemputannya.
“Ini sebagai bentuk dukungan Pemkab Kediri ke Bandara Internasional Dhoho Kediri yang secara resmi sudah kantongi izin Kemenhub RI terkait pelaksanaan ibadah umroh dari Bandara Internasional Dhoho Kediri ke Jeddah Arab Saudi,” imbuhnya.



















