Tabung Gas Helium Meledak, Rumah Penjual Balon Desa Dadapan Ponorogo Hancur

Tabung Gas Helium Meledak, Rumah Penjual Balon Desa Dadapan Ponorogo Hancur

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Sebuah rumah yang berada di Dukuh Krajan, Desa Dadapan Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo milik Katimun (45), rusak parah setelah terkena ledakan yang berasal dari tabung berisi gas helium yang digunakan mengisi balon mainan, Senin (12/2/2024) dini.

Kerasnya ledakan tersebut membuat dinding rumah milik Katimun jebol dan sebagian atap rumah mengalami rusak. Selain itu, tabung gas yang berisi helium tersebut juga terpental ke rumah milik tetangganya, hingga menyebabkan pintu rumah milik tetangganya jebol dan tembok rumah berlubang.

“Kejadiannya dini hari tadi, sekitar pukul 02.00 WIB, tiba tiba ada suara ledakan keras, saya cek rumah Pak Katimun sudah rusak,” ungkap Maliyat tetangga korban.

Read More

Maliyat juga mengatakan seusai ledakan di rumah Katimun, dirinya melihat korban sudah berlumuran darah karena menderita luka ditubuh selain itu disekitar ledakan juga terdapat serbuk alumunium dan tabung gas yang hancur berkeping keping.

“Yang rusak rumah milik Katimun dan rumah milik adiknya yang jebol pada bagian pintu,” terang Maliyat.

Sementara itu, Katimun saat diwawancarai wartawan mengaku saat itu dirinya sedang melakukan pengisian gas helium pada beberapa balon pesanan.

Namun, pada saat pengisian terdengar suara gas bocor yang berasal dari tabung gas miliknya. Melihat hal tersebut ia pun langsung bergegas lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

“Saya lihat ada yang bocor, saya langsung lari dari rumah. Tapi belum jauh lari sudah meledak,” imbuhnya.

Katimun menerangkan jika dirinya memang berprofesi sebagai pembuat balon mainan, kebetulan pada saat itu ia mendapatkan pesanan. Dirinya juga mengatakan bahan pembuat gas tersebut berasal dari soda api, serbuk alumunium serta air dan dimasukkan kedalam tabung.

“Saya sudah 10 tahun membuat seperti ini, mungkin ini karena sumbatannya bocor. Saya luka dibagian betis kiri, dan bibir karena terkena serpihan,” pungkasnya.

Reporter : Sony Dwi Prastyo

Editor

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *