Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Seorang pelajar SMA berinisial FS (18) warga Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung tidak diketahui oleh keluarganya jika tengah mengandung.
Hal itu baru diketahui setelah ibu FS hendak mengantarkannya untuk mengikuti bimbingan belajar (Bimbel), namun ternyata FS justru melahirkan di kamar mandi rumahnya.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto mengatakan, awalnya sekitar pukul 17.00 WIB, ibu FS hendak mengantarkan anak perempuannya itu untuk mengikuti bimbel.
Namun pada saat itu, FS tengah berada di dalam kamar mandi rumahnya dalam waktu yang cukup lama dan justru tidak kunjung keluar.
Baca Juga :Di Kabupaten Kediri, Tidak Ada TPS Khusus di Rumah Sakit, ini Alasannya
Mendapati hal itu, ibu FS kemudian memanggil FS untuk segera keluar dari kamar mandi lantaran sudah waktunya untuk berangkat mengikuti bimbel.
Namun berkali-kali dipanggil dan diingatkan oleh ibunya, FS tidak merespon panggilan itu, sehingga membuat ibunya merasa curiga lantaran FS terlalu lama di kamar mandi.
“Jadi awalnya FS berada di dalam kamar mandi sekitar pukul 17.00 WIB, dan saat itu sudah waktunya untuk mengantarkan FS bimbel, tetapi FS justru tidak kunjung keluar dari dalam kamar mandi,” kata Ipda Nanang Murdiyanto, Selasa (26/11/2024).
Baca Juga :Bawaslu Kota Batu Terima Laporan Dugaan Praktik Politik Uang
Ibu FS yang khawatir, ungkap Nanang, kemudian segera membuka pintu kamar mandi tersebut yang ternyata dalam keadaan tidak terkunci dari dalam.
Usai pintu terbuka, ibu FS dikejutkan lantaran mendapati anaknya yang tengah duduk jongkok di atas kloset dan tengah melahirkan sesosok bayi perempuan.
Pada saat itu, bayi tersebut sudah keluar dan berada di dalam kloset dengan kondisi tali pusar yang masih terhubung dengan ari-ari, namun ari-ari tersebut belum keluar dari kandungan FS.
Baca Juga :Dua Kecamatan Rawan Politik Uang, Bawaslu Blitar Gencarkan Patroli hingga TPS
Ibu FS yang panik lantas berteriak meminta tolong dan segera memanggil bidan desa setempat untuk memeriksa kondisi bayi tersebut.
“Ternyata FS lama berada di kamar mandi karena melahirkan bayi perempuan. Saat itu bayi tersebut dalam kondisi berada di dalam kloset dengan tali pusar yang masih terhubung pada ari-ari,” ungkapnya.
Usai bidan desa tiba di TKP, jelas Nanang, bidan tersebut membantu memotong tali pusar tersebut dan mengeluarkan air-ari yang masih berada di dalam kandungan FS.
Baca Juga :Dua Kecamatan Rawan Politik Uang, Bawaslu Blitar Gencarkan Patroli hingga TPS
Setelah itu, bidan desa tersebut kemudian memeriksa kondisi bayi itu yang ternyata bayi perempuan yang dilahirkan oleh FS dinyatakan meninggal dunia.
Menurut Nanang, selama ini pihak keluarga FS tidak mengetahui jika putrinya itu tengah mengandung, yang bahkan FS sendiri diketahui juga masih menempuh pendidikan kelas XII di salah satu SMA Negeri di Tulungagung. Kasus ini masih didalami oleh Unit PPA Satreskrim Polres Tulungagung lantaran adanya luka pada bayi itu.
Baca Juga :Perkuat Manajemen Data untuk Percepat Penurunan Stunting Kota Kediri
“Hasil olah TKP tadi malam, bayi tersebut terdapat sejumlah luka di tubuhnya. Saat ini masih didalami oleh Unit PPA Satreskrim Polres Tulungagung untuk mengetahui apakah ada unsur kekerasan atau tidak. Ibu bayi masih menjalani perawatan di RSUD dr. Iskak, bayinya masih diotopsi,” pungkasnya.



















