Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Proses permodalan yang dilakukan oleh Himpunan Bank Negara (Himbara) untuk Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tulungagung tampaknya belum bisa direalisasikan.
Meski begitu, Himbara di Kabupaten Tulungagung siap untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih melalui penyediaan alat transaksi terlebih dahulu.
Kepala Cabang Bank BRI Tulungagung, Agus Herman mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa memberikan akses permodalan bagi 271 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tulungagung.
Hal itu dikarenakan belum adanya petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) dari Pemerintah Pusat melalui kementerian.
Baca Juga :Keroyok Dua Pemuda usai Pulang Nonton Pencak Dor, Lima Pelaku Diamankan Polres Kediri Kota
Sesuai informasi yang didapat, sebenarnya sejak Maret 2025 kemarin pihaknya sudah diminta untuk melakukan pendekatan terhadap Koperasi Merah Putih pada setiap masing-masing wilayah.
Namun memang untuk aturan teknis atau skema permodalan Koperasi Merah Putih sendiri masih tengah digodok di jajaran pusat.
“Jadi kami belum tahu seperti apa skema permodalannya, dan berapa nominal untuk masing-masing Koperasi Merah Putih, itu semua masih dibahas ditingkat pusat,” kata Agus Herman, Kamis (24/7/2025).
Meski teknis permodalan belum jelas, ungkap Agus, pihaknya sendiri mengaku siap untuk melayani 271 Koperasi Merah Putih terutama dalam hal pelayanan transaksi atau penyediaan alat transaksi.
Artinya, pihaknya akan memberikan support bagi setiap Koperasi Merah Putih untuk menyediakan Q-ris atau Brilink.
Baca Juga :Tempat Usaha Mebel di Mojoagung Ludes Terbakar, Satu Mobil Pikap Ikut Hangus, ini Kronologinya
Apabila ada Koperasi Merah Putih yang tertarik untuk menjadi agen Brilink, tentu nantinya akan ada keuntungan yang didapat oleh setiap agen Brilink melalui bagi hasil dengan Bank BRI.
Dimana keuntungan didapat melalui adanya transaksi transfer, tarik tunai, setor tunai maupun transaksi lainnya termasuk top-up.
“Sementara ini kami masih diminta untuk menawarkan pelayanan transaksi pada setiap Koperasi Merah Putih” ungkapnya.
Seperti agen Brilink ini tentunya akan ada income yang didapat melalui setiap transaksinya, dan income ini akan dibagi antara Bank BRI dan Koperasi Merah Putih sebagai agen,” sambungnya.
Agus menyebut, untuk penyediaan alat transaksi ini masih tengah diproses, dimana pihaknya sudah melaporkan ke kantor wilayah maupun pusat terkait adanya 271 Koperasi Merah Putih di Tulungagung.
Baca Juga :Sepekan Operasi Patuh Semeru 2025, Polisi di Kota Wisata Batu Tindak 4.376 Pelanggaran
Nantinya baik kantor wilayah maupun pusat yang akan menyediakan peralatan transaksi tersebut.
Secara teknis, apabila penyediaan pelayanan transaksi pada setiap Koperasi Merah Putih di Tulungagung selesai dilakukan, nantinya setiap koperasi akan memiliki rekening atas nama koperasi tersebut.
Saat ini, pihaknya juga tengah melakukan pendekatan untuk menawarkan pelayanan transaksi ini ke Koperasi Merah Putih.
Baca Juga :Curi Puluhan Ikan Nila dan Gurame, Dua Pemuda Tulungagung Diciduk Polisi Saat Masih Memancing
“Kami sudah melakukan pembicaraan dengan setiap Koperasi Merah Putih di Tulungagung. Apabila nantinya sudah siap, peralatan untuk pelayanan transaksi ini bisa segera kami sediakan,” pungkasnya



















