Kediri, SEJAHTERA.CO – Sejauh ini penemuan benda diduga cagar budaya (BDCB) berupa Arca Siwa Catur Muka atau dengan empat wajah masih tersimpan di ruang khusus Balai Desa Gayam Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri.
Dijadwalkan dalam minggu ini tim BPKW XI Jatim di Trowulan Mojokerto akan meneliti dan memastikan apakah Arca Siwa Catur Muka ini merupakan peninggalan abad IX – X saat Kerajaan Kahuripan.
Mustika Prayitno Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri melalui Eko Priatno Kepala Bidang (Kabid) Musium dan Purbakala (Muskala) mengatakan sejauh ini masih menunggu tim dari Trowulan untuk melakukan penyelidikan temuan arca ini.
“Jika sudah diteliti tentunya perlu ada pengamanan dan perawatan terhadap BDCB ini. Akan lebih ideal ke depannya disimpan di musium. Jika disimpan di musium tentu menambah koleksi temuan benda purbakala, dan kami menunggu kebijakan dari pimpinan,” jelasnya, Selasa (24/6/2025).
Eko menambahkan, jika BDCB tidak berada diluar musium akan berbeda pola perawatannya. Penemuan BDCB apakah terkait dengan situs lain di sekitar Gayam nantinya BPKW XI yang akan menjelaskan.



















