Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Kampung nelayan di Pantai Joketro Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek bertransformasi.
Baca Juga :Perbaikan Rumput Stadion Supriyadi Kota Blitar Dikebut, 19 Oktober Arema Main Kandang
Kampung nelayan yang dulunya terlihat kumuh kini berubah wajah menjadi bersih dan menarik untuk dikunjungi sehingga menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan.
Transformasi itu berkat adanya program Kampung Nelayan Maju (KALAJU), sebuah program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Program itu di antaranya adalah berfokus untuk mengubah kesan kampung yang kumuh menjadi lebih bersih dan menarik untuk dikunjungi.
Baca Juga :Ponpes Trenggalek Kebakaran Akibat Kebocoran Gas
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, dengan adanya kampung nelayan maju itu bukan hanya sekedar maju karena tertata fasilitasnya.
Namun juga maju pula dalam hal peradabannya serta pola pikir masyarakatnya.
“Kalau mungkin ada yang pernah pergi atau bekerja ke luar negeri, coba lihat, tidak ada negara maju lalu toiletnya kotor, sungainya banyak sampah, lingkungannya banyak sampah, itu tidak ada,” kata Mas Ipin, sapaan akrabnya.
Baca Juga :Baru Dilantik, Puluhan Anggota DPRD Tulungagung gadaikan SK Pengangkatan
Selain meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan, Mas Ipin juga menyarankan kepada masyarakat untuk menanam sayuran di pekarangan rumah masing-masing.
Hal itu juga sebagai langkah mendukung program makan bergizi yang segera dijalankan oleh pemerintah sehingga nantinya diharapkan kebutuhan untuk program tersebut dapat terpenuhi dari masyarakat sekitar.
“Dilain sisi juga meningkatkan perekonomian,” imbuhnya.
Langkah itu, lanjut Mas Ipin juga selaras dengan program adipura desa yang di inisiasi dengan Pemkab Trenggalek.
Dimana pemerintah bakal memberikan insentif fiskal bagi daerah yang mampu menjaga kelestarian lingkungannya dengan baik.
Baca Juga :Empat Ton Gunungan Jambu Merah Gondangmanis Jadi Rebutan Warga usai Diarak
Program itu bakal diperluas hingga tingkat rukun tetangga. Kolaborasi KALAJU dengan adipura desa itu bakal berdampak positif pada masyarakat.
“Syaratnya gampang, cuma perlu sayang dengan kampungnya, lingkungannya, tidak kotor itu saja, dan yang paling penting kompak, gotong royong,” pungkasnya.



















