Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Transportasi wisata TGX – Cikar sebutan lain kendaraan wisata yang tengah dikembangkan Pemkab Trenggalek terus dioptimalkan.
Baca Juga :Jadi Tuan Rumah Liga 4 Grup P Jawa Timur, Stadion Batoro Katong Ponorogo Mulai Kebut Sarpras
Transportasi itu disebut bakal memanjakan wisatawan dengan sejumlah fasilitas yang disediakan. Selain itu, transportasi tersebut juga bakal mengoneksikan ke sejumlah destinasi wisata.
Untuk memastikan kesiapan itu, Pemkab Trenggalek terus melakukan berbagai langkah penyempurnaan. Di antaranya adalah mengoperasikan kendaraan itu pada momentum libur Nataru.
“Ini masih prototipe yang akan kita perluas,” kata Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat mencoba TGX – Cikar dengan rute Trenggalek – Watulimo.
Mas Ipin sapaan akrabnya melakukan uji coba kendaraan wisata pada momentum libur itu untuk memastikan ketepatan waktu operasional kendaraan. Selain itu juga perihal sarana dan prasarana penunjang lainnya untuk memanjakan wisatawan.
“Karena kendaraan ini sudah dilengkapi dengan bicycle rack (rak angkut sepeda) untuk mempermudah pengunjung yang ingin mengekplor kekayaan alam Trenggalek menggunakan sepeda,” imbuhnya.
Dengan adanya fasilitas itu, Mas Ipin berharap terjadi pertumbuhan ekonomi tidak hanya pada pusat pariwisata, namun juga berdampak pada daerah sekitarnya.
Baca Juga :Hati-hati Pelaku Pembacokan Berkeliaran di Nganjuk Sudah Dua Orang Jadi Korban
Dengan kata lain membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar dengan adanya wisatawan yang keliling menggunakan sepeda itu.
“Kendaraan Cikar ini juga dilengkapi dengan bicycle rack. Harapannya jalan-jalan yang dekat kota-kotanya atau keliling di area destinasinya bisa menggunakan sepeda,” ujarnya.
Selain itu, Mas Ipin juga berencana mengoneksikan tiket wisata dengan angkutan wisata itu sehingga mempermudah bagi wisatawan. Dengan demikian wisatawan cukup mengakses satu kali tanpa harus ribet. Termasuk kedepannya juga menyediakan rute menuju sejumlah sarana publik seperti stasiun, bandara dan terminal.
Baca Juga :Perempuan Dijambret Anak Bawah Umur di Jalan Rejoso, Ternyata Pelaku Kerabatnya Sendiri
“Rencana nanti ke depan, setiap tiket wisata itu sudah include angkutan dan juga spot-spot destinasinya. Karena ini masih percobaan sekarang masih 2 kendaraan yang kita persiapkan. Tahun depan kita perbanyak lagi. Termasuk nanti yang konek ke stasiun, kemudian terminal kemudian ke airport,” jelasnya.
Selain mengoneksikan ke sejumlah fasilitas publik, Pemkab Trenggalek juga ingin memanjakan wisatawan dengan sarana dan prasarana yang memadai serta ramah lingkungan.
Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan animo wisatawan seiring mudahnya konektivitas antar wilayah dengan keberadaan Bandara Kediri hingga JLS.
“Jadi nanti antar kecamatan akan memperluas, ada tidak yang mengkonekkan tempat-tempat wisata, ada nggak yang begini. Terus spot-sport wisata nanti menggunakan mobil yang terbuka shuttle itu untuk keliling-keliling, hop on hop off,” pungkasnya.



















