Temukan Ulat di Sayur Pakcoy Menu MBG Mojowarno Jombang, Pengelola SPPG Minta Maaf dan Ganti Makanan

Tangkapan layar video penerima manfaat saat memperlihatkan terdapat ulat di menu MBG kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita) di Dusun Ngelo, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Kamis (24/9/2026).
Tangkapan layar video penerima manfaat saat memperlihatkan terdapat ulat di menu MBG kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita) di Dusun Ngelo, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Kamis (24/9/2026).(istimewa)

JOMBANG, SEJAHTERA.CO – Penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dusun Ngelo, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, menemukan ulat pada olahan sayur pakcoy dan kubis yang diproduksi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kharizmajaya, Kamis (24/9/2026).

Baca juga:Akses Travel Diblokir Kemenhaj, Puluhan Calon Jemaah Umrah asal Jombang Gagal Berangkat dan Minta Pengembalian Dana

Penerima manfaat berinisial P menceritakan, paket MBG kategori ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) tersebut diambil sekitar pukul 09.30 WIB. Sesampainya di rumah, ia memeriksa makanan sebelum dikonsumsi dan melihat ulat berukuran jelas berada di atas olahan sayur.

Read More

“Saya ambil MBG jam 09.30 WIB, sampai rumah jam 09.34 WIB. Ketika saya buka dan teliti sebelum dimakan, ternyata terlihat jelas ada ulat di atas sayurannya,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya tersebut, Kamis (24/9/2026).

Ia menyebut insiden menu tidak layak dari dapur SPPG yang sama ini merupakan kali ketiga yang dialaminya. Sebelumnya, sang anak pernah mendapati ulat pada menu sayur asem sekolah, dan ia juga mengaku pernah menerima olahan ayam suwir yang basi.

Temuan tersebut langsung dilaporkan ke grup komunikasi MBG dan kader Posyandu setempat. Merespons aduan tersebut, pihak SPPG Kharizmajaya langsung memberikan menu pengganti berupa ayam crispy, minuman Sari Kacang Hijau, dan buah kelengkeng.

Camat Mojowarno, Ronni Afriandie, membenarkan kejadian tersebut usai melakukan peninjauan langsung ke lokasi dapur bersama petugas terkait.

“Setelah kami cek ke lapangan, memang benar ada kejadian tersebut. Kami langsung memberikan pembinaan dan pihak SPPG sudah mengganti menu baru kepada penerima manfaat,” kata Ronni.

Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Kharismajaya, Hari Adi Gunawan, serta Kepala SPPG Kharizmajaya, Fikri Wahyu Amirulloh, mengonfirmasi dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kelalaian tersebut. Pada hari kejadian, pihaknya mendistribusikan 1.997 porsi MBG untuk sekolah maupun kelompok 3B.

Fikri menegaskan pihak dapur SPPG yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) ini tengah melakukan evaluasi dan penyelidikan internal terhadap relawan serta petugas pemilah bahan makanan.

Baca juga:Kisruh Tiket Kepulangan Umrah, KBIHU Muslimat NU Jombang Minta Travel Ganti Rugi dan Jaminkan Aset

“Kami sudah mendatangi lokasi, memberikan menu pengganti, dan meminta maaf. Kami memiliki SOP pemeriksaan ketat mencakup kebersihan, ulat, dan benda asing. Saat ini kami masih melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang,” tandas Fikri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *