Umbrella Fest Miagan Dongkrak Omzet UMKM, Cak Sumardi: Desa Perlu Produk Unggulan

Miagan Umbrella Fest 2025
Suasana Umbrella Fest 2025 di Alun-alun Cemara, Desa Miagan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang.(dok) panitia

JOMBANG, SEJAHTERA.CO – Acara Miagan Umbrella Fest 2025 yang dilaksanakan selama tiga hari turut menggeliatkan ekonomi desa.

Miagan Umbrella Fest 2025 digelar di Alun-alun Cemara, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang itu juga mendongkrak omzet pelaku UMKM hingga tiga kali lipat.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Cak Sumardi, yang hadir di puncak acara Minggu malam (3/8/2025), mengapresiasi inovasi desa dalam membangun identitas ekonomi dan budaya.

Read More

“Ekonomi masyarakat bawah bergerak signifikan. Penjualan pedagang naik drastis. Ini bukti potensi desa bisa jadi kekuatan riil,” ujarnya usai berinteraksi dengan sejumlah pedagang.

BACA JUGA : Korban Meninggal Akibat Pesta Miras di Banyakan Bertambah, Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Menurutnya, setiap desa perlu memiliki produk unggulan. “Miagan sudah menunjukkan itu lewat UMKM kripik usus dan songkok.

“Miagan Umbrella Fest 2025 ini menurutnya bisa menjadi model ideal pembangunan desa berbasis potensi lokal,” lanjutnya.

Kepala Desa Miagan, Antok Budi Subagio, menyebut festival ini merupakan rangkaian HUT ke-2 Alun-alun Cemara dan HUT ke-80 RI.

Ia menambahkan, kurasi produk dilakukan berbasis RT dan hasilnya produk andalan seperti kripik usus dan kerajinan songkok ludes terjual.

“Payung kami pilih sebagai ikon karena unik dan belum ada di Jombang. Tahun depan akan kami daftarkan sebagai warisan budaya desa,” jelasnya.

BACA JUGA : Peternak Ayam Petelur di Kediri ini Sukses Kembangkan Budi Daya Ikan Nila

Sementara salah satu perajin songkok, Novi, mengaku pendapatannya melonjak. “Biasanya Rp300 ribu per hari, kemarin bisa tembus Rp1 juta. Semoga Umbrella Fest ini jadi agenda tahunan,” harapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *