Terdampak Tol Kediri-Kertosono, Pasar Buah Banyakan Dipindah ke Bakalan pada 2027

Kondisi lokasi pasar buah di Desa Bakalan Kecamatan Grogol bekas lokasi futsal dan Imron Fanani Imron Fanani Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah BKAD Kabupaten Kediri.
Kondisi lokasi pasar buah di Desa Bakalan Kecamatan Grogol bekas lokasi futsal dan Imron Fanani Imron Fanani Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah BKAD Kabupaten Kediri.(foto: bakti wijayanto)

KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Pasar Buah Banyakan, Kabupaten Kediri, dijadwalkan pindah ke lokasi baru di bekas lapangan futsal Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, pada 2027. Pemindahan dilakukan karena lokasi pasar buah yang lama terdampak pembangunan jalan tol ruas Kediri-Kertosono.

Baca juga:Terduga Pelaku Arisan Online dan Investasi Bodong di Kediri Ditetapkan sebagai Tersangka

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri telah menyiapkan lahan baru sebagai lokasi pasar. Lahan tersebut merupakan bagian dari proses tukar-menukar aset dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI dengan nilai lebih dari Rp16,4 miliar.

Read More

Imron Fanani, Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah BKAD Kabupaten Kediri, mengatakan proses tukar-menukar lahan telah dilakukan. Pemkab Kediri juga telah mendapatkan izin untuk memanfaatkan lokasi baru tersebut sebagai tempat relokasi pedagang Pasar Buah Banyakan.

“Meski lahan sudah milik Kementerian PU RI, Pemkab Kediri sudah mendapat izin agar pedagang buah Pasar Banyakan dapat berpindah ke lokasi baru, yakni bekas lapangan futsal di Desa Bakalan, Grogol,” katanya.

Lahan baru yang disiapkan memiliki luas sekitar 3.908 meter persegi. Selain itu, Pemkab Kediri merencanakan pembebasan lahan tambahan seluas 1.830 meter persegi melalui perubahan APBD tahun ini. Proses tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri.

Rencana pemindahan pasar tersebut sebelumnya juga telah disosialisasikan kepada para pedagang. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Kediri telah menyampaikan rencana pembebasan lahan maupun penempatan pasar buah di lokasi baru.

Baca juga:BPK Jatim Bersihkan Cat Vandalisme di Kereta Mbah Gleyor Kediri

Dengan berbagai tahapan tersebut, Pemkab Kediri memperkirakan proses pemindahan pedagang dari lokasi lama ke lokasi baru dapat direalisasikan pada 2027. Relokasi diharapkan memberikan kepastian tempat usaha bagi pedagang yang terdampak pembangunan Tol Kediri-Kertosono.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *