Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Setelah sempat berada di papan bawah klasemen perolehan medali dalam ajang Porprov Jawa Timur ke-IX di Kota Batu, perlahan kontingen Kabupaten Ponorogo menunjukkan tajinya dalam ajang olahraga terbesar 2 tahunan tersebut.
Hingga Senin 30 Juni 2025 ini sesuai dengan rilis Koni Jawa Timur, kontingen Kabupaten Ponorogo berhasil mengoleksi 4 emas, 3 perak, 2 perunggu dengan mengoleksi 26 poin serta berada di peringkat 24 dari 38 kabupaten / kota yang berlaga.
Cabang olahraga Ju-Jitsu masih menjadi andalan Kabupaten Ponorogo dengan mengoleksi 3 emas, 3 perak dan 2 perunggu. Lalu dari cabang olahraga panjat tebing berhasil membawa 1 emas. Selanjutnya cabang olahraga kick boxing dan renang masing-masing membawa pulang 1 perunggu.
Baca Juga :Lupakan Gadget, Anak-anak Desa Miagan Pilih Main Tradisional saat Liburan Sekolah
Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Relelyanda mengatakan emas yang didapat tersebut atas nama Berlian Putri Wijaya dari nomor speed.
“Memang Berlian Putri Wijaya merupakan salah satu atlet berprestasi di ajang panjat tebing, bahkan beberapa mendapatkan medali di kejuaraan nasional,” ungkap Lely sapaannya.
Pun, perolehan medali dari panjat tebing masih bisa berpotensi bertambah seiring dengan akan dipertandingkan beberapa nomor pertandingan. Apalagi dalam porprov tahun ini FPTI menerjunkan 9 atletnya.
“Masih ada beberapa yang akan bertanding, belum semuanya ya semoga bisa mendapatkan emas lagi,” tegasnya.
Sementara itu, cabang olahraga Ju Jitsu menargetkan menjadi juara umum dalam Porprov ini. Hal tersebut sesuai dengan hasil capaian pada gelaran Porprov 2023 lalu di Sidoarjo.
Baca Juga :Berkunjung ke Istana Gebang Blitar Rumah Kecil Bung Karno, Ada Kasur Kuno dan Mobil Klasik
“Target kita juara umum, kita pertahankan hasil tahun 2023 lalu. Hari ini juga masih ada beberapa atlet yang bertanding semoga bisa membawa medali,” tukas Wahyu Setiawan Nugroho, manager kontingen Ju Jitsu Kabupaten Ponorogo.



















