Usai Lebaran, Harga Cabai dan Sayur Mayur di Kabupaten Kediri Turun

Usai Lebaran, Harga Cabai dan Sayur Mayur di Kabupaten Kediri Turun
Petani cabai dan terong usai lebaran di Kabupaten Kediri. (bakti/memo)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Usai lebaran harga sayur mayur mendadak turun drastis saat permintaan barang masih tinggi di pasar tradisional wilayah Kabupaten Kediri.

Harga turun drastis ini untuk ditingkat petani. Tapi mereka masih diuntungkan dengan harga tinggi jelang lebaran. Untuk harga cabai rawit saat ini Rp30.000 per kilogram sebelumnya Rp60.000 per kilogram.

Sedangkan kacang panjang saat ini Rp3000 per kilogram dari sebelumnya Rp6500 per kilogram, timun saat ini tinggal Rp1000 per kilogram, dan sebelumnya Rp3500 per kilogram.

Read More

Harga terong saat ini tinggal Rp1500 per kilogram dan sebelumnya Rp6000 per kilogram.

Tomat saat ini Rp2000 per kilogram dan sebelumnya Rp6000 per kilogram. Perubahan harga memang cepat dan sehari bisa dua kali terjadi.

Baca Juga :Pemerintah Berhemat BBM, ASN di Nganjuk Wajib WFH Mulai 1 April Mendatang

Sumarti (45) petani sayur di Ringinrejo mengakui penurunan harga sayur mayur ini terjadi sejak H + 3 lebaran. Ia menjual kacang panjang dan terongnya langsung ke pasar.

Bagi petani sayur, H + 3 lebaran sudah ada transaksi untuk sayur mayur untuk kebutuhan pasokan konsumen di pasar.

“Biasanya seminggu selepas lebaran baru turun berbarengan dengan ketupatan. Namun H + 3 sudah ada perubahan harga yang turunnya drastis,” katanya, Senin (30/3/2026).

Untungnya sebelum lebaran sudah panen cabai dan terong duluan. Jadi panenan bisa dobel saat itu dan harga tinggi,” katanya lagi.

Baca Juga :ASN Pemkot Batu yang Absen Apel Bakal Dikenai Sanksi

Mak Ti demikian ia disebut, memahami naik turunnya harga sayur mayur ini. Namun demikian Mak Ti masih terus tanam sayur di sawahnya karena permintaan tinggi. Ia terus pantau perkembangan tanaman sayur agar tidak terkena hama.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *