Wabup Kediri Hadiri Gelar Seni Budaya di Purworejo Kandat, ini Pesannya

Wabup Kediri Hadiri Gelar Seni Budaya di Purworejo Kandat, ini Pesannya
Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, Adi Suwignyo Kepala Disparbud Kabupaten Kediri bersama, Forkopimcam Kandat saat menghadiri gelar seni budaya di Desa Purworejo Kecamatan Kandat. (istimewa)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Sebagai bentuk apresiasi kepada seni budaya Kabupaten Kediri khususnya di wilayah Kecamatan Kandat, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa atau Mbak Dewi, Rabu (4/9) malam hadiri gelaran pentas seni budaya di Desa Purworejo.

Baca Juga :Cegah Stunting, 24.142 KRS di Kabupaten Kediri Terima 6 Kali Penyaluran Bantuan Pangan

Kehadiran Mbak Dewi di gelaran pentas seni budaya Desa Purworejo ini didampingi Adi Suwignyo Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri.

Read More

Di tempat gelaran pentas seni budaya Desa Purworejo, hadir pula Edi Purwanto Camat Kandat, Forkopimcam Kandat, Kepala Desa Purworejo, dan perangkat desa setempat.

Baca Juga :Pj Walikota Batu Minta ASN Jaga Netralitas Jelang Kampanye Pilkada 2024

Gelaran pentas seni budaya di Desa Purworejo ini gagasan Disparbud Kabupaten Kediri sinergi dengan Pemdes Purworejo Kecamatan Kandat.

Mbak Dewi yang mewakili Bupati Kediri menyampaikan jika Mas Dhito tidak bisa hadir karena ada tugas. Mbak Dewi mengapresiasi pentas seni budaya ini sebagai bentuk kesenian yang perlu dilestarikan.

“Kebudayaan bagian dari pembangunan Kabupaten Kediri dengan slogan Kediri Berbudaya,” ujarnya.

Baca Juga :Telusuri Kekayaan Peninggalan Sejarah Kerajaan Nusantara, Prasasti Jadi Bahan Belajar Pegiat Aksara Kawi

Terkait pembangunan yang telah dicapai dalam masa pemerintahan Mas Dhito dan dirinya, program – progam yang telah dilaksanakan, seperti terwujudnya Bandara Dhoho Kediri.

“Selesainya Jombatan Jongbiru, kami luncurkan program kesehatan gratis yang telah dinikmati warga miskin di Kabupaten Kediri,” katanya.

Dijelaskan Mbak Dewi, program dari Mas Dhito tentang pendidikan, tentang beasiswa dari sekolah dasar sampai dengan kuliah sudah bisa dirasakan.

Baca Juga :Pengairan Surut, Lahan Padi 900 Hektare di Tungagung Terancam Gagal Panen

Mbak Dewi mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat yang dapat melestarikan budaya jawa, karena Kediri merupakan Kabupaten Berbudaya.

“Keinginan Mas Dhito yaitu membawa Kabupaten Kediri jaya seperti di masa lalu,” katanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *