Kediri, SEJAHTERA.CO – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengunjungi lokasi kebakaran rumah warga di Jalan Halim Perdana Kusuma 24-B, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Rabu (9/7/2025) sore.
Rumah tersebut milik Fatchullah Agos Noyang yang terbakar pada pagi harinya sekitar pukul 08.00 WIB.
Kunjungan Vinanda, yang akrab disapa Mbak Wali, merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Kediri terhadap warga yang terkena musibah.
Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako, selimut, terpal, dan kebutuhan darurat lainnya.
“Tadi hanya ibu sendiri (Nur Hayati) yang ada di rumah. Suami dan anaknya sedang keluar,” kata Vinanda.
Baca Juga :Avan, Anak Tukang Es Keliling dari Ponorogo yang Lolos ITB dengan Ratusan Piala Sains
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) akan melakukan kajian lebih lanjut agar rumah tersebut bisa segera dibangun kembali setelah persyaratan administrasi terpenuhi.
“Intinya, Pemkot siap membantu keluarga Bu Nur Hayati agar bisa kembali hidup dengan layak,” ujarnya.
Kebakaran terjadi saat Nur Hayati (62), istri pemilik rumah, datang untuk membersihkan rumah dan sempat menyalakan kompor gas untuk memasak air.
Setelah kompor dimatikan, ia meninggalkan rumah untuk ke tempat tetangga. Saat kembali, ia melihat asap mengepul dari dapur.
Kapolsek Pesantren, Kompol Siswandi, menjelaskan bahwa Nur Hayati sempat mencoba memadamkan api namun gagal dan akhirnya meminta bantuan warga sekitar.
“Saksi Umi Aisah, yang tinggal di sebelah selatan rumah, mendengar suara benda jatuh dari atap. Saat keluar, ia melihat asap dan api dari dapur. Kemudian menghubungi petugas damkar dan bhabinkamtibmas setempat,” jelas Siswandi.
Mochamad Ryan Syah (20), yang dihubungi Nur Hayati, juga datang membantu memadamkan api namun tidak berhasil.
Ia kemudian mengevakuasi Nur Hayati ke tempat aman sesaat sebelum petugas pemadam kebakaran datang dan berhasil memadamkan api.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 75 juta. Beberapa barang seperti sofa, televisi, dan almari berhasil diselamatkan warga sebelum api membesar.
Baca Juga :Gagal Panen Mengintai Petani Melon Pucangsimo Jombang, Modal Puluhan Juta Terancam Hilang
Dugaan sementara, penyebab kebakaran berasal dari kompor gas yang sempat dinyalakan sebelum ditinggal.



















