Jombang, SEJAHTERA.CO – monyet liar membuat warga Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, ketakutan. Dalam sepekan terakhir, beberapa warga mengalami luka serius akibat serangan mendadak dari hewan liar tersebut.
Untuk menghentikan ancaman ini, warga menggelar sayembara tangkap monyet dengan hadiah jutaan rupiah.
Korban terbaru adalah H (12), bocah laki-laki yang menjadi korban cakaran monyet. Kedua tangannya mengalami luka parah. Bahkan, nenek korban juga ikut terluka saat hendak mengambil sepeda motor tak jauh dari lokasi kejadian.
“Kejadiannya menjelang Asar. Anak saya mau berangkat ngaji, tiba-tiba terdengar teriakan minta tolong. Saat saya datangi, monyet itu sudah di pinggang anak saya,” tutur Purwo Agus, ayah korban, Sabtu (19/7/2025).
Baca Juga :Jenazah Pekerja Magang Asal Ponorogo Dipulangkan dari Jepang, Hak Asuransi Masih Diproses
“Tangan kiri, pinggang, dan kaki anak saya lecet-lecet. Ibunya juga jadi korban cakaran,” lanjutnya.
Warga berharap monyet tersebut segera tertangkap. Sayembara yang viral di media sosial menjanjikan hadiah mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 6 juta untuk setiap ekor monyet yang berhasil ditangkap.
Upaya ini pun menarik perhatian puluhan penembak hewan liar dari berbagai daerah. Sabtu (19/7), sebanyak 23 penembak menyebar ke sejumlah titik yang dilaporkan menjadi lokasi kemunculan monyet.
“Kami patroli berdasarkan laporan warga. Biasanya monyetnya muncul di dekat musala,” ungkap Muhammad Iqbal, penembak asal Mojokerto.
“Kami bawa senapan angin saja. Saya datang bersama tujuh teman, tapi sampai sekarang belum terlihat monyetnya,” tambahnya.
Baca Juga :Dusun Kuliner Kota Batu, Wisata Rasa di Negeri Dongeng
Selain warga sipil, pencarian juga melibatkan tim dari BPBD Jombang dan aparat TNI. Mereka berjaga di sejumlah titik untuk memastikan keamanan warga.
Hingga berita ini ditulis, monyet liar tersebut masih berkeliaran dan belum berhasil ditangkap. Warga pun berharap sayembara ini segera membuahkan hasil sebelum ada korban berikutnya.



















