Bobol Minimarket, Warga Tulungagung Dikepung Polisi

Bobol Minimarket, Warga Tulungagung Dikepung Polisi

“Lokasi sudah kami kepung, tidak ada jalan keluar bagi pelaku, dan ternyata memang benar, dia sempat mencoba melarikan diri,” jelasnya.

Upaya yang dilakukan pelaku itu, ungkap Mujiatno, berujung sia-sia lantaran petugas berhasil mengamankan pelaku saat mencoba melarikan diri dari atap. Pelaku lantas dibawa ke Polres Tulungagung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut atas aksi pembobolannya tersebut.

Diketahui, pelaku menjalankan aksinya dengan cara memutus aliran listrik pada mini market tersebut terlebih dahulu, kemudian pelaku masuk dengan merusak atap mini market. Setelah itu, pelaku juga menjebol plafon pada mini market tersebut dengan menggunakan senjata tajam jenis sabit.

Read More

“Saat berhasil masuk, pelaku menggasak beberapa barang seperti minuman berbagai merk, rokok berbagai merk, kosmetik hingga sejumlah uang pada meja kasir,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ujar Mujiatno, rupanya aksi pembobolan mini market yang dilakukan pelaku bukanlah kali pertama dilakukan. Pasalnya, pelaku mengakui jika dia sudah tiga kali melakukan pembobolan mini market sepanjang tahun 2023 ini yang mana dilakukan pada lokasi berbeda.

Menurut Mujiatno, aksi pertama dilakukan pelaku pada 14 Maret 2023 sekitar pukul 05.30 WIB, kemudian aksi kedua dilakukan pada tanggal 10 September 2023 sekitar pukul 01.00 WIB dan aksi ketiga dilakukan pada 15 September 2023 sekitar pukul 00.30 WIB dan gagal karena berhasil diringkus petugas.

“Pada aksi pelaku yang kedua, total kerugiannya ditafsir senilai Rp 10.258 juta. Barang bukti yang kami amankan berupa satu buah sabit, sepeda motor pelaku dan beberapa produk curian. Pelaku juga residivis jambret sebanyak dua kali,” pungkasnya.(sho)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *