Mengenai penjualan, Ia juga mengatakan tak perlu khawatir sebab Desa Ngale sendiri sudah dikenal sebagai sentra tembakau di Kabupaten Madiun, jadi para pedagang sudah banyak yang mendatangi lokasi.
Sementara itu Timan salah satu petani tembakau Desa Ngale, mengaku dalam sekali petik bisa membawa 4 bal atau 2 kuintal tembakau, dan ini sudah petikan ketiga
“Alhamdulillah harga tembakau naik, dari harga yang biasanya Rp35 ribu sampai Rp40 ribu, sekarang bisa menembus Rp45 ribu hingga Rp50 ribu,” pungkasnya. (st3/and)



















