“Sosialisasi juga penting. Dan kami akan intensif untuk sosialisasi ke lapangan,” kata pria ramah ini.
Dia menambahkan untuk jumlah para pecandu narkoba yang menjalani rehabilitasi 38 orang. Untuk rehabilitasi BNN juga sudah memiliki tempat rehab. Sebanyam 38 pecandu narkoba itu menjalani rehabilitasi di berbagai tempat. Di antaranya 21 pecandu rehabilitas di BNN sementara sisanya di lokasi lain.
“Sebutannya tempat intervensi berbasis masyarakat atau IBM,” katanya.
Sementara untuk lokasi IBM ada empat. Di antaranya di Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok RSU An Nissa, di Desa Tingal, Kecamatan Garum dan terakhir di Desa Penataran Kecamatan Nglegok. Pecandu yang menjalani rehabilitasi mulai narkoba jenis sabu-sabu hingga pil dobel L. (ziz)



















