Blitar, SEJAHTERA.CO – Warga Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar geger. Pasalnya dua perempuan ditemukan tewas membusuk di rumah yang selama ini digunakan penampungan anjing.
Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, penemuan dua mayat di dalam rumah itu terjadi pada Senin (1/1) sekitar pukul 17.00. Lokasi kejadian masuk Jalan Sulawesi.
“Iya memang benar ada warga yang ditemukan meninggal di dalam rumah. Ada dua jenazah,” kata Siswanto, Ketua RW VII RT III.
Dia mengatakan penemuan dua mayat majikan dan pembantu itu berawal dari kecurigaan warga. Beberapa hari ini belakangan kerap mencium bau busuk. Awalnya tak dihiraukan, mungkin dari bau busuk bangkai hewan atau lainnya.
Pasalnya rumah tersebut adalah penampungan anjing. Ada setidaknya 40 anjing yang dipelihara. “Bau busuk menyengat,” katanya.
Akhirnya usai menerima laporan, perangkat RW dan RT memberanikan diri untuk mengecek. Ternyata bau busuk itu berasal dari mayat yang membusuk.
Warga sempat kesulitan masuk karena pintu pagar dan rumah dalam keadaan terkunci. Ketika menemukan sumber bau segera menyisir. Mayat pertama ditemukan di dapur.
Saat kali pertama ditemukan dalam kondisi tengkurap dengan hanya mengenakan celana pendek dan kaus. Sementara tak jauh dari mayat pertama ada pula mayat juga berjenis kelamin perempuan. Posisinya juga tengkurap.
Lalau yang membuat warga penasaran, ada bercak darah di lantai. Selain itu ada juga luka. “Warga akhirnya melapor ke polisi,” katanya.
Polisi yang datang langsung olah tempat kejadian perkara. Belum diketahui penyebab kematian keduanya. Menurut keterangan warga di dalam rumah itu ditinggali majikan dan pembantu.
Keduanya jarang sosialisasi dengan warga. Majikan itu adalah Erlin (47), sementara pembantunya tak diketahui namanya. Untuk memastikan identitas keduanya, polisi masih memeriksa sejumlah saksi. Jenazah juga dibawa ke RSUD Mardi Waluyo.
Polisi akhirnya berhasil identitas resmi dua perempuan korban dugaan pembunuhan di tempat penampungan anjing. Seperti diberitakan sebelumnya, keduanya adalah majikan dan pembantu.
Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo PS mengatakan pasca penemuan mayat, langsung kerja keras. Selain memeriksa sejumlah saksi, juga olah tempat kejadian perkara.
Polisi menduga kuat ada ketidakwajaran kematian kedua perempuan itu. “Iya sudah ada update penemuan dua perempuan yang meninggal dunia,” kata Danang, Selasa (2/1).
Dia mengatakan, identitas perempuan malang itu adalah Ragil Sukarno Utomo alias Sinyo. Perempuan ity berusia 50 tahun yang oleh tetangga kerap disebut Erlin.



















