Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Puluhan pecandu narkoba pada Kabupaten Tulungagung menjalani rehabilitasi di kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung selama tahun 2023 kemarin. Diketahui, mayoritas pecandu yang menjalani rehabilitasi ini datang secara sukarela.
Kepala BNNK Tulungagung, Rose Iptriwulandhani mengatakan, sepanjang tahun 2023 ada sebanyak 58 pecandu narkoba yang menjalani rehabilitasi. Dari data tersebut, sebanyak 52 orang pecandu menjalani rehabilitasi jalan, sedangkan enam pecandu lainnya menjalani rehabilitasi inap.
Adapun mayoritas pecandu yang direhabilitasi itu datang secara sukarela. Mereka datang ke BNN Tulungagung agar sembuh dari sifat kecanduan zat adiktif narkoba.
Sedangkan sisanya merupakan pecandu narkoba yang berhasil terjaring petugas BNNK Tulungagung dan Polri.
“Mayoritasnya datang secara suka rela dan ingin sembuh dari kecanduan narkobanya. Kalau yang dari penjaringan sangat sedikit,” kata Rose Iptriwulandhani, Selasa (2/1/2024).
Secara rinci, ungkap Rose, pada tahun 2023 BNN hanya menargetkan menjaring sebanyak tujuh orang pecandu untuk rehabilitasi. Namun praktiknya, justru mendapati sebanyak 18 pecandu narkoba di Tulungagung yang berhasil dijaring petugas.
Setelah belasan pecandu tersebut terjaring, pihaknya lantas melakukan penilaian terhadap para pecandu tersebut melalui Tim Asesmen Terpadu (TAT). Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah pecandu tersebut layak untuk dilakukan rehabilitasi atau tidak sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
“Syaratnya yakni para pecandu yang dilakukan proses rehabilitasi ini merupakan pecandu yang kedapatan memiliki atau menyimpan barang bukti (BB) hanya di bawah 1 gram saja dan tidak terlibat peredaran narkotika,” ungkapnya.



















