Surat Kuasa Penghentian Pengurukan Lahan Pabrik di Desa Ngangkatan Beredar, CV. Multi Tunas Mandiri Jalan Terus

Surat Kuasa Penghentian Pengurukan Lahan Pabrik di Desa Ngangkatan Beredar, CV. Multi Tunas Mandiri Jalan Terus

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Beredarnya surat kuasa penghentian pengurukan lahan pabrik PT. Belfoods di Desa Ngangkatan Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk, tak menyurutkan langkah CV. Multi Tunas Mandiri.

Diketahui, CV. Multi Tunas Mandiri adalah penerima order dari PT. KCMA selaku pemenang tender pengurukan lahan pabrik PT. Belfoods di Desa Ngangkatan Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk.

Ternyata, pihak CV. Multi Tunas Mandiri tidak tahu menahu jika Kepala Desa (Kades) Ngangkatan Lasto Utomo telah membuat surat kuasa yang salah satu isinya menghentikan pengurukan lahan pabrik PT. Belfoods tersebut.

Read More

“Saya tidak tahu menahu terkait surat kuasa yang kata orang-orang viral di jagad maya itu, dan kami tetap melakukan pengurukan sesuai order yang saya terima dari PT. KCMA,” ujar Bagus Setyo Nugroho Komisaris CV. Multi Tunas Mandiri, Senin (8/1/2024).

Saat ini, kata Bagus, pihaknya telah diterpa isu bahwa pihaknya tidak punya kuari, namun tetap melakukan pengurukan pada lahan pabrik PT. Belfoods tersebut.

Tak hanya itu, CV. Multi Tunas Mandiri dituding telah memakai BBM subsidi dalam aktivitas pengurukan itu. Sedangkan PT. Belfoods dituduh belum mengurus IMB dan AMDAL.

“Tudingan yang cenderung beropini itu bisa merusak iklim investasi di Kabupaten Nganjuk, dan merugikan masyarakat Kabupaten Nganjuk secara luas,” kata Bagus.

Bagus menjelaskan, IMB saat ini telah diganti PBG (Persetujuan Bangunan Gedung), dan sudah diurus. “Kalau BBM yang kami pakai itu BBM nonsubsidi, saya ada bukti,” ucapnya.

Bagus juga mengakui jika pihaknya udak mempunyai kuari, namun itu tidak serta merta sebagai syarat untuk bisa melakukan kegiatan pengurukan. “Saya punya izin usaha jasa konstruksi atau IUJK,” tegas Bagus.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *