“Setelah jasad korban diperiksa lebih lanjut dan dipastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa, disimpulkan jika korban diduga mengalami sesak nafas,” ungkapnya.
Ditanya apakah ada barang berharga korban yang hilang, Mujiatno menyebut, pelajar itu tidak membawa barang berharga seperti dompet, ponsel hingga sepeda motor. Keluarga korban juga sudah memastikan tidak adanya barang berharga milik korban yang hilang.
Keluarga korban sudah menerima kematian korban dan membuat surat pernyataan tidak menuntut siapapun. Saat ini, korban sudah dimakamkan di pemakaman umum setempat.
“Kami pastikan korban bukan tewas karena penganiayaan, melainkan murni karena penyakit yang dideritanya saat berolahraga,” pungkasnya.(sho)
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Dhita Septiadarma



















