“Jadi yang bersangkutan ini (AS) hanya bingung saja pada saat itu,” ucapnya.
Sebelumnya, bayi baru lahir itu ditemukan di teras rumah warga Dusun Templek, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Minggu (17/3/2024) sekitar pukul 20.00 WIB.
Saat ditemukan, bayi berjenis kelamin laki-laki itu dalam keadaan dimasukkan ke kardus dan dibungkus sebuah kain serta masih hidup. Dia diamankan selang tiga jam pasca penemuan bayi sekitar pukul 23.00 WIB.
Identitas AS sebagai pembuang bayi bisa cepat terungkap berkat kecurigaan dari Ahmad Mustofa, pemilik pondok pesantren yang curiga melihat kondisi fisik santri yang baru masuk ke pondoknya sejak 2,5 bulan lalu.(diy)



















