Diduga Buronan Kasus Penggelapan, Rumah Digerebek Polda Metro Jaya dan Polrestabes Surabaya

Mereka melaporkan data ke RT atas nama orang tua atau istrinya yang berasal Kabupaten Jombang. Akan tetapi, terduga pelaku tersebut sering ke rumah tersebut.

 

“Saya belum tahu apakah keduanya merupakan pasangan suami istri (pasutri) atau bukan. Yang bersangkutan jarang berinteraksi dengan saya dan warga setempat,” ungkap Ketua RT 46 RW 11.

Read More

Sebelumnya, dalam pantauan di lokasi terlihat ada beberapa mobil milik petugas kepolisian yang sedang terparkir di depan rumah tersebut.

Sejumlah warga setempat juga terlihat keluar dari rumahnya untuk melihat langsung apa yang sedang terjadi di dalam rumah tersebut.

 

Petugas yang berpakaian preman itu terlihat masih melakukan penggeledahan di dalam rumah blok C 44 tersebut.

Satu persatu, polisi membawa dan mengamankan sejumlah barang-barang seperti tas, kasur, sprei, hewan peliharaan, hingga kendaraan milik terduga pelaku.

Tak hanya Polda Metro Jaya dan Polrestabes Surabaya, Unit Resmob Satreskrim Polres Kediri, dan Unit Reskrim Polsek Ngasem juga berada di lokasi kejadian.

 

Setelah mengamankan sejumlah barang bukti, petugas kepolisian terlihat menggelandang seorang perempuan dan laki-laki yang diduga sebagai pelaku. Keduanya terlihat digelandang tidak bersamaan, melainkan satu persatu.

Laki-laki itu tampak memakai topi rimba, celana panjang, kaos dan masker di wajahnya. Sedangkan, perempuan terlihat memakai helm berwarna putih dan masker. Mereka kemudian dibawa petugas kepolisian di dua mobil yang berbeda.

“Polrestabes Surabaya sama Polda Metro Jaya,” ujar salah satu anggota kepolisian saat ditanyai tentang siapa yang menggerebek tersebut. (diy)

Reporter: Rizky Rusdiyanto

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *