Ditambahkan Tri Hadi, untuk proses awal tanam tembakau dari awal benih, proses bertumbuh dan pemupukan hingga jelang panen tembakau dalam pantauan petugas Dispertabun Kabupaten Kediri.
Monitoring dan evaluasi tetap dilakukan agar kualitas panen tembakau Kediri dari dana penyaluran DBHCHT bisa dipertanggungjawabkan dengan hasil yang sempurna.
“Secara umum hasil dari panen saat ini hasilnya bagus. Untuk harga normal antara Rp 45.000 hingga Rp 50.000 per kilogram. Luas satu hektare hasil panenan mencapai 1,4 ton, dan total luas tanaman tembakau di Kabupaten Kediri ada 1000 hektare,” jelasnya.
Baca Juga :Polres Trenggalek Edukasi Soal Sepeda Listrik ke Sekolah-sekolah Dasar, ini Sebabnya
Hadi menambahkan dari hasil tanaman tembakau dengan pembinaan Dispertabun Kabupaten Kediri ini, mitra kerja petani tembakau Kediri yaitu PT Sadana Arif Nusa Ponorogo mengakui tanaman tembakau Kediri berkualitas.



















