Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 600 formasi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Trenggalek bakal dibuka. Pembukaan formasi ratusan guru PPPK itu untuk mengentaskan status tenaga honorer di lingkungan pendidikan yang sepenuhnya belum tuntas.
“Formasi masih ada untuk guru di Trenggalek sekitar 600-an,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Trenggalek, Agus Setiono.
Sebelumnya, kata Agus, sebanyak 342 guru honorer di Bumi Menak Sopal sudah lolos mengikuti seleksi dan beralih status menjadi guru PPPK. Saat ini, ratusan guru yang lolos seleksi itu masih dalam proses penerbitan nomor induk pegawai dari Badan Kepegawaian Nasional.
“Proses untuk penerbitan nomor induk pegawai dari BKN kalau sudah selesai akan diserahkan,” imbuhnya.
Agus menyebut, pemerintah daerah setempat terus memaksimalkan upaya percepatan perubahan status pegawai non aparatur sipil negara.
Seiring langkah itu, dia meminta kepada seluruh tenaga honorer pada umumnya untuk mempersiapkan diri sehingga bisa memaksimalkan kesempatan yang diberikan itu sebaik mungkin.
“Seperti jalur khusus, masih ada seperti Guru Tidak Tetap atau GTT. Nanti arahnya sebagai kebijakan pemerintah pusat, honorer atau sebutan lain itu nanti akan ditingkatkan statusnya asal memenuhi syarat untuk di tingkatkan statusnya menjadi PPPK,” ujarnya.
Dia menambahkan, sebelumnya sebanyak 546 guru PPPK di Kabupaten Trenggalek mendapatkan surat keputusan perpanjangan kontrak.
Secara rinci, guru tahap 1 sebanyak 370 orang dengan perpanjangan kontrak 3 tahun, sejak 1 Februari 2024 hingga 1 Februari 2027. Kemudian guru tahap 2 sebanyak 176 orang dengan perpanjangan kontrak yang sama 3 tahun mulai 1 Maret 2024 hingga 1 Maret 2027.
“Untuk perpanjangan PPPK, sesuai kebutuhan organisasi dengan tujuan profesi dan juga sarat kebutuhan mereka juga. Dilihat dari segala indikator ketika baik maka kontrak kerja itu bisa diperpanjang minimal 1 tahun,” pungkasnya.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















