Pengunjung Tewas Diduga Usai Pesta Miras, Ini Penjelasan Manajer Kafe AR KTV Kediri

Pengunjung Tewas Diduga Usai Pesta Miras, Ini Penjelasan Manajer Kafe AR KTV Kediri
Manajer Kafe AR KTV Sinyo Dicky saat memberikan klarifikasi terkait adanya pengunjung yang meninggal diduga karena miras (rizky/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Pihak manajemen kafe karaoke AR KTV yang berlokasi di Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, akhirnya memberikan klarifikasi terkait informasi pengunjung yang tewas dan satu lainnya kritis usai dugaan pesta minuman keras di tempat hiburan tersebut.

Manajer AR KTV, Sinyo Dicky menjelaskan, korban yang meninggal dunia berinisial IB (32), warga Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Ia datang bersama tujuh orang lainnya, terdiri dari empat pria dan empat wanita, termasuk satu pemandu lagu dari kafe tersebut.

“Mereka mulai karaoke sejak Jumat (1/8/2025) pukul 20.00 WIB di ruangan nomor enam. Di awal, almarhum Bella datang bersama Helmi dan satu teman pria,” ujar Sinyo saat ditemui usai olah TKP oleh kepolisian, Minggu (3/8/2025).

Read More

Baca Juga :STIKES RS Baptis Kediri Bentuk Kader Posyandu Gereja Lewat Pendekatan Parish Nursing

Tak lama kemudian, rombongan mereka bertambah dengan tiga orang dan seorang pemandu lagu dari kafe bernama Salma. Selanjutnya, mereka pindah ke ruangan VIP 1 dan karaoke selama empat jam, bahkan sempat menambah durasi satu jam lagi.

Saat perpindahan ruangan, pihak kafe menemukan botol minuman keras yang tidak dijual di AR KTV. “Karyawan kami yang bersih-bersih di ruangan nomor enam menemukan botol miras merek lain. Ada indikasi kuat bahwa miras itu dibawa dari luar,” jelas Sinyo.

Dalam olah TKP, polisi mengamankan enam botol miras merek Iceland dalam kondisi kosong, serta rekaman CCTV dari dalam ruangan karaoke. Sinyo mengaku baru mengetahui ada korban yang meninggal setelah kabar tersebut menyebar hari ini.

“Saya juga baru tahu ada yang meninggal setelah diberi tahu pihak luar. Katanya habis dari sini,” imbuhnya.

Baca Juga :Sembilan Pemain Asing Persik Kediri Adaptasi Makanan Khas Indonesia Jelang Liga 1 2025

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini, termasuk asal muasal miras yang dikonsumsi para pengunjung. Dugaan sementara, korban mengonsumsi minuman keras dari luar yang diduga tidak sesuai standar keamanan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *