Kediri, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 20 sungai di Kabupaten Kediri dinormalisasi petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri sejak awal November 2024 dan tuntas akhir Desember 2024. Adapun sungai yang dinormalisasi sepanjang 2,9 kilometer.
Baca Juga :Sebelum Tiga Anggota Keluarga Guru Tewas, Terjadi Cekcok Antara Yusa dan Kristina
Andri Eko Prasetyo Kepala Bidang (Kabid) Operasional dan Sarana Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Kediri menjelaskan, 20 sungai dengan panjang berbeda tersebut berada di wilayah Kecamatan Kras, Wates ada 2,Ngasem, ada 3, Plosoklaten 2, Mojo, Banyakan 3 dan Kecamatan Tarokan.
“Selanjutnya di wilayah Kunjang 4, Kepung 2, Badas 1 dan Plemahan. Ini perlu dilakukan berdasar laporan warga yang sungai di wilayah tersebut alami pendangkalan dan penyempitan badan sungai dan perlu normalisasi,” ujarnya, Minggu (8/12/2024).
Baca Juga :Minimarket Kemalingan Kosmetik Senilai Rp 626 ribu, Dilaporkan Polsek Karangrejo Tulungagung
Ditambahkan Andri, upaya normalisasi ini dilakukan agar aliran sungai bisa lancar dan tidak terjadi luapan air. Yang sering terjadi jika air meluap saat banjir akan menggerus tanggul dan bisa jebol hingga air bisa merendam sawah dan perkampungan warga. Maka langkah tepat adalah normalisasi sungai.
“Kami maksimalkan untuk normalisasi sungai. Karena harus ada tindak lanjut untuk normalisasi sungai secara umum dan data yang masuk ke kami. Kami setiap tahun melakukan normalisasi dan penguatan tanggul agar tidak jebol saat air sungai meluap,” tutupnya.



















