Ayah Kandung Dibacok Gegara Masalah Keluarga

Ayah Kandung Dibacok Gegara Masalah Keluarga
Korban berinisial S saat tengah menjalani perawatan di RSUD dr. Iskak usai dibacok anak kandungnya sendiri. (Humas Polres Tulungagung)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pria berinisial DF (27) warga Desa Bendowulung Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar, diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Ngantru.

Baca Juga :Ketua DPRD Lamongan Fredy Wahyudi Dilaporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Rp300 Juta

Pasalnya, pria tersebut diduga membacok ayahnya sendiri saat tengah bekerja pada salah satu pabrik di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Read More

Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto mengatakan, korban atas peristiwa pembacokan itu berinisial S (52) warga Desa Padagangan Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung.

Peristiwa pembacokan ini terjadi pada Selasa (19/8/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Pada saat itu korban sedang bekerja.

Diketahui, korban yang tengah bekerja di salah satu pabrik rokok masuk Desa Padangan Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung tiba-tiba didatangi pelaku.

Baca Juga :Pemancing Mania Asal Surabaya dan Gresik Terjebak di Rawa Lamongan, Begini Kondisinya

Awalnya keduanya terlihat berbicara baik-baik hingga lama-kelamaan, keduanya terlibat adu mulut, dimana saat itu emosi pelaku tengah meledak-ledak.

“Pelaku yang merupakan anak korban datang dari Blitar ke Tulungagung untuk menemui korban saat korban tengah bekerja. Keduanya kemudian adu mulut,” kata Ipda Nanang Murdiyanto, Minggu (24/8/2025).

Pada saat itu, ungkap Nanang, pertengkaran antara ayah dan anak itu terjadi semakin intens hingga puncaknya, pelaku mengeluarkan sebilah parang dari dalam jaketnya.

Pelaku kemudian mengayunkan parang tersebut ke arah korban hingga mengenai pergelangan tangan korban bagian kanan.

Setelah dibacok, korban berupaya melarikan diri keluar pabrik untuk menyelamatkan diri dari amukan pelaku, yang saat itu pelaku terus mengejar korban.

Namun salah seorang saksi yang ada di tempat kejadian perkara (TKP) menolong korban dari amukan pelaku dan langsung membawanya ke RSUD dr. Iskak.

“Pergelangan tangan kanan korban terluka akibat dibacok menggunakan sebilah parang yang sedari awal sudah disimpan oleh pelaku di dalam jaketnya,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, jelas Nanang, korban harus menjalani perawatan intensif, dimana korban harus menerima sejumlah jahitan untuk menutup luka akibat bacokan tersebut.

Setelah kejadian itu, kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Ngantru, yang kemudian petugas melakukan serangkaian penyelidikan.

Saat ini, pelaku sudah berhasil diamankan oleh petugas dan tengah menjalani pemeriksaan secara intensif untuk mendalami motif pembacokan itu.

Namun belakangan diketahui, jika antara pelaku dan korban saat kejadian bertengkar masalah rumah tangga orang tua pelaku yang sudah lama kurang harmonis.

“Jadi pertengkaran itu dipicu masalah rumah tangga antara korban dan istrinya atau orang tua pelaku yang sudah lama kurang harmonis, sehingga memicu amarah pelaku untuk menganiaya korban,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *