Bayi Tas Kresek Dibuang di Pekarangan Warga Blitar Sudah Meninggal, Ada Luka Bekas Kuku

Bayi Tas Kresek Dibuang di Pekarangan Warga Blitar Sudah Meninggal, Ada Luka Bekas Kuku
Polisi saat olah TKP penemuan bayi. (istimewa)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Teka-teki pembuang jasad bayi di kresek hitam di pekarangan warga Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar belum terungkap. Polisi menduga, pembuangnya warga sekitar.

Baca Juga :KPU Jombang Siap Gelar Kirab Maskot Pilkada 2024 di 21 Kecamatan

Menurut Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar hingga kini pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi penemuan bayi tersebut. Mulai warga yang menemukan hingga bidan.

Read More

Utamanya bidan yang pernah menerima pasien periksa hamil. “Masih lidik. Ini masih minta keterangan sejumlah warga,” kata Samsul Anwar, Jumat (27/9/2024).

Baca Juga :Masa Kampanye, Ratusan Baliho Petahana di Kabupaten Blitar Mulai Diturunkan

Dijelaskan Samsul, pasca-penemuan jasad, polisi menggelar visum di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Polisi menduga bayi dibuang sudah dalam keadaan meninggal. Selain itu dibuang pada Rabu dinihari, (25/9/2024). “Bisa jadi seperti itu. Makanya ini masih memburu pembuangnya,” katanya.

Samsul juga menambahkan, dari hasil visum luar diketahui jika ada luka di tengah leher. Luka itu ada semacam tancapan kuku. Nah diduga si ibu bayi ketika melahirkan memaksa dengan menarik kepala bayi.

Baca Juga :Kota Blitar Juara 2 Kawasan Tertib Lalu Lintas Tingkat Polda Jatim

Sehingga ada luka di leher. “Ini masih secara medis. Yang penting pembuang atau ibu bayi harus ditemukan dulu,” katanya.

Seperti diketahui, warga RT 01 RW 1 Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar gempar. Pasalnya di kebun belakang rumah salah satu warga setempat ditemukan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang dibungkus kresek hitam.

Baca Juga :Masuk Tahap Keempat, Kabupaten Ponorogo Semakin Dekat Masuk Jaringan Kota Kreatif Dunia

Informasi yang berhasil dihimpun koran ini menyebutkan, penemuan terjadi pada Rabu (25/9/2024) sekitar pukul 10.30. Lokasi penemuan di belakang rumah.

Kasus penemuan jasad bayi itu sontak menjadi rasan-rasan warga sekitar Lokasi. Pasalnya tak menyangka kampungnya menjadi tempat pembuangan bayi.

Adalah Nanik Triana ( 42) warga setempat yang kali pertama menemukan. Berawal Ketika pergi ke pekarangan belakang rumah milik orang tuanya untuk mengambil daun buah papaya.

Baca Juga :Ada Tambahan 900 Ton Beras Impor, Pemkab Trenggalek Klaim Stok Aman hingga Akhir Desember

Saat itu melihat ada kantung plastik berwarna hitam tergeletak di tanah pekarangan. Awalnya dibiarkan. Tetapi lama kelamaan timbul niat untuk mengecek. Akhirnya memberanikan diri melihat. Ternyata isi tas kresek adalah jasad bayi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *